Duh, Produksi Vaksin Virus Corona Disebut Akan Tertunda, Apa Sebab?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 23 Juni 2020 | 17:45 WIB
Duh, Produksi Vaksin Virus Corona Disebut Akan Tertunda, Apa Sebab?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Perusahaan-perusahaan farmasi saat ini berlomba untuk mengembangkan vaksin pertama dunia untuk virus corona baru. Ada yang menyebut bahwa vaksin itu akan siap pada akhir tahun, atau juga tahun 2021.

Namun, kekurangan dalam pasokan botol kaca untuk vaksin bisa menunda pengembangan vaksin potensial.

Dilansir dari Medical Dailu, pembuat obat sekarang menemukan kesulitan untuk memperoleh alat yang sangat penting dalam membuat obat dan vaksin penyelamat jiwa: botol kaca.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Botol kaca memainkan peran penting dalam produksi obat-obatan dan vaksin. Mereka juga digunakan untuk memberikan suntikan obat kepada pasien.

Namun, baru-baru ini telah ditentukan bahwa ada kekurangan botol kaca ini. Wakil Presiden BIO untuk Penyakit Menular Phyllis Arthur mengatakan bahwa pasar kaca tumbuh lambat dan relatif tetap, sehingga kekurangan tidak bisa dihindari dari waktu ke waktu.

Karena hanya ada beberapa produsen vial, mungkin ada masalah ketika dosis vaksin harus dikeluarkan.

Arthur mencatat bahwa kekurangan saat ini dapat dimengerti mengingat bahwa ada "lonjakan luar biasa" dalam permintaan untuk produk di tengah perlombaan untuk vaksin coronavirus pertama.

Pada bulan Mei, mantan kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Biomedis Lanjutan Dr Rick Bright mengeluarkan peringatan bahwa pemasok tabung farmasi utama telah menjual tabung borosilikat.

Pada saat itu, ia menyarankan pejabat pemerintah untuk membuat rencana segera tentang bagaimana mencegah kekurangan lebih banyak.

baca juga

"Ini bisa memakan waktu hingga dua tahun untuk menghasilkan cukup botol untuk kebutuhan vaksin A.S., sementara beberapa terapeutik juga akan membutuhkan botol," kata Bright dalam keluhannya.

Kekurangan ini dapat menunda produksi vaksin dan memperburuk situasi coronavirus yang dihadapi negara ini.

Hingga akhir-akhir ini, lebih dari 470.000 kematian telah didokumentasikan di seluruh dunia. Penundaan dapat menyebabkan lebih banyak kematian jika tidak ditangani secepat mungkin.

Namun, direktur Pusat Penelitian Vaksin Institut Kesehatan Nasional Dr. John Mascola mengatakan bahwa pemerintah AS benar-benar bekerja dengan beberapa produsen vaksin untuk memastikan bahwa vaksin mereka akan tersedia dalam jumlah besar setelah percobaan dilakukan.

Penting juga untuk dicatat bahwa pemerintah federal telah menghabiskan jutaan dolar hanya untuk meningkatkan kapasitas produksi vial dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 07:37 WIB

Peneliti China Kekurangan Monyet untuk Uji Coba Vaksin Covid-19

Peneliti China Kekurangan Monyet untuk Uji Coba Vaksin Covid-19

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 18:36 WIB

WHO Berharap Ratusan Juta Vaksin Covid-19 Tersedia Tahun Ini

WHO Berharap Ratusan Juta Vaksin Covid-19 Tersedia Tahun Ini

News | Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:43 WIB

Terkini

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

×