Blak-blakan Vaksin Covid-19, Ahli: Tidak Realistis Tersedia di Akhir Tahun

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 29 Juni 2020 | 15:20 WIB
Blak-blakan Vaksin Covid-19, Ahli: Tidak Realistis Tersedia di Akhir Tahun
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Vaksin memang menjadi hal yang paling ditunggu untuk bisa memerangi pandemi tanpa pembatasan. Sejauh ini, para peneliti sedang mengerjakan hampir 200 vaksin potensial untuk virus corona, tetapi tidak ada jaminan vaksin bisa diandalkan dalam waktu dekat.

Dilansir dari Huffpost, Vincent Racaniello, seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Fakultas Kedokteran dan Ahli Bedah Vagelos Universitas Columbia di New York, Amerika Serikat bercerita tentang bagaimana sulitnya membuat vaksin virus corona.

Saat ditanyai soal kemungkinan vaksin bisa tersedia pada akhir tahun ini, ia dengan tegas menjawab bahwa harapan itu tidak realistis.

"Tidak, saya pikir sangat tidak realistis untuk mengharapkan vaksin pada akhir tahun 2020. Kami belum membuat vaksin apapun dalam waktu sesingkat itu," kata Racaniello. 

"Apa yang akan lebih realistis dalam pandangan saya, vaksin mungkin bisa tersedia di musim panas mendatang. Tapi, Anda tahu, vaksin bisa memakan waktu lima hingga 10 tahun dan lebih lama," tambahnya. 

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Racaniello menyatakan, bahkan vaksin polio membutuhkan waktu 50 tahun untuk berkembang.

Menurutnya, ada banyak tantangan yang harus dihadapi para ilmuwan dalam mengembangkan vaksin. Tetapi tantangan utamanya adalah memahami apa yang dibutuhkan untuk melindungi seseorang dari infeksi. 

"Kami telah berbicara sangat umum tentang respon imun, tetapi pada kenyataannya, ada komponen yang berbeda. Ada sel dan protein yang terlibat jadi kita perlu tahu mana yang penting untuk virus tertentu," kata Racaniello. 

"Itulah salah satu alasan mengapa diperlukan 50 tahun untuk membuat vaksin polio, karena orang harus mencari tahu apa yang penting. Sekarang, untuk virus baru ini, kami tidak punya waktu untuk melakukan itu, jadi kami membuat banyak asumsi tentang apa yang penting, dan kami berharap asumsi itu benar," ungkapnya. 

baca juga

Profesor Racaniello menyayangkan bahwa kebanyakan pengambang vaksin adalah perusahaan-perusahaan berbasis laba dengan prioritas utama keuntungan. Selain itu, ia juga menyayangkan bagaimana pemerintah sangat sedikit berinvestasi pada bidang sains yang sangat bermanfaat, terlebih dalam kondisi pandemi. 

"Kami terpincang-pincang di negara ini oleh kelumpuhan politik pemerintah kami dan keengganannya untuk berinvestasi dalam sains sepenuhnya, sehingga menghalangi hal itu. Sekarang, sejak SARS-CoV-2 ini muncul, ada organisasi nirlaba baru yang muncul dengan mengatakan, mereka akan mendanai pengembangan vaksin," ujar Racaniello.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, China Optimistis Hasil Uji Coba Vaksin Virus Corona Aman

Alhamdulillah, China Optimistis Hasil Uji Coba Vaksin Virus Corona Aman

Tekno | Senin, 29 Juni 2020 | 06:00 WIB

Terungkap, Alasan Vaksin Tidak Efektif pada Pasien Diabetes dan Obesitas

Terungkap, Alasan Vaksin Tidak Efektif pada Pasien Diabetes dan Obesitas

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 19:05 WIB

Kecipratan 45 T, Mantan Istri Pengusaha Vaksin jadi Kaya Mendadak

Kecipratan 45 T, Mantan Istri Pengusaha Vaksin jadi Kaya Mendadak

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:44 WIB

Terkini

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut

Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?

Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:02 WIB

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

×