Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 29 Juni 2020 | 19:30 WIB
Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!
Ilustrasi sakit jantung, serangan jantung (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pasien virus corona Covid-19 yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU) lebih mungkin menderita serangan jantung atau aritmia yang disebabkan oleh masalah sistemik.

Studi ini menemukan bahwa penangkapan jantung adalah suatu kondisi di mana jantung berhenti berdetak mendadak. Sedangkan, aritmia di ICU adalah konsekuensi dari bentuk sistemik virus corona Covid-19.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Hear Rhythm ini bisa membantu dokter lebih baik merawat dan mengelola pasien virus corona Covid-19 di ICU.

Saat ini para ilmuwan pun masih terus mengumpulkan data tentang bagaimana virus memengaruhi orang-orang yang terinfeksi di tengah pandemi global yang belum usai.

Data ini bisa membantu para ilmuwan menemukan perawatan efektif yang bisa membantu orang terhindar dari virus corona Covid-19. Selain itu, temuan ini bisa membantu membunuh virus dan meminimalkan dampaknya pada tubuh.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Laporan awal yang berasal dari pusat wabah virus corona di Wuhan, China menemukan semua pasien yang terinfeksi virus berisiko lebih tinggi terkena aritmia yang bisa menyebabkan penangkapan jantung dan masalah jantung serius lainnya.

Para peneliti percaya bahwa serangan jantung dan aritmia kemungkinan merupakan konsekuensi dari masalah sistemik, bukan hanya efek langsung dari infeksi virus corona Covid-19.

Namun, sekarang ini nampaknya pasien virus corona Covid-19 dalam kondisi parah di ICU dan mengancam jiwa memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah jantung serius.

"Temuan kami menunjukkan bahwa penyebab non-jantung, seperti infeksi sistemik, peradangan dan penyakit cenderung berkontribusi lebih banyak pada terjadinya henti jantung dan aritmia, daripada sel jantung yang rusak atau terinfeksi akibat virus," jelas Dr Rajat Deo, seorang electrophysiologist jantung dan associate professor of Cardiovascular Medicine di Penn dikutip dari Medical News Today.

baca juga

Pasien ICU lebih berisiko mengalami masalah jantung

Para peneliti telah mempelajari data dari 700 pasien virus corona Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Pennsylvania dari awal Maret hingga pertengahan Mei 2020.

Para peneliti mengambil berbagai data, termasuk kemungkinan komorbiditas untuk masalah jantung, informasi demografis umum lainnya, tanda vital masing-masing pasien, perawatan serta hasil tes. Semua pasien rata-rata berusia 50 tahun.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa 53 pasien memiliki aritmia, termasuk 25 insiden fibrilasi atrium yang membutuhkan perawatan, 9 insiden bradyarrhythmias dan 10 kejadian takikardia ventrikel.

Dari 700 pasien, sebanyak 11 persen membutuhkan perawatan ICU dan 9 orang di antaranya mengalami serangan jantung.

Secara umum. para peneliti menemukan bahwa pasien virus corona Covid-19 yang menjalani perawatan di ICU lebih mungkin mengalami aritmia dan serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

News | Senin, 29 Juni 2020 | 17:33 WIB

Update Corona 29 Juni: Pasien Positif 1.082, Sembuh 864, Meninggal 51

Update Corona 29 Juni: Pasien Positif 1.082, Sembuh 864, Meninggal 51

News | Senin, 29 Juni 2020 | 17:15 WIB

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 17:21 WIB

Terkini

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

×