Fakta Menarik, Ini yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2020 | 16:16 WIB
Fakta Menarik, Ini yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Putus cinta maupun patah hati menjadi momen berat bagi banyak orang. Tak cuma soal perasaan, putus cinta juga bisa memengaruhi otak.

Inilah mengapa Anda mungkin mendapati diri terobsesi dengan mantan pasangan, tidak dapat berkonsentrasi pada hal-hal lain bahkan menyalahkan diri sendiri ketika baru saja putus cinta.

Lantas, bagaimana sebenarnya putus cinta memengaruhi otak Anda? Dirangkum dari Elite Daily, berikut fakta menariknya!

1. Otak memproses rasa sakit putus cinta dengan cara yang sama dengan rasa sakit fisik
Pada 2011, ahli saraf kognitif di Universitas Columbia ingin menguji kesamaan antara pengalaman penolakan sosial dan rasa sakit fisik. Untuk melakukan ini, mereka melakukan penelitian menggunakan scan fMRI untuk melihat aktivitas otak individu yang telah mengalami perpisahan yang tidak diinginkan dalam enam bulan terakhir.

Peserta diperintahkan untuk melihat foto mantan mereka sambil berpikir tentang ditolak. Mereka juga melihat foto-foto teman, dan terpapar rasa sakit melalui probe panas di lengan. Para ilmuwan menemukan bahwa area otak yang sama menyala ketika partisipan dalam kesakitan fisik dan ketika mereka berpikir untuk ditinggalkan oleh mantan pasangannya, tetapi tidak terjadi ketika melihat foto teman-teman mereka.

Jadi jika Anda merasa sakit fisik atau mengalami "sakit hati" setelah putus cinta, itu bisa jadi karena otak Anda bereaksi terhadap situasi dengan cara yang sama jika Anda terluka secara fisik.

Ilustrasi perempuan putus cinta [Shutterstock]
Ilustrasi perempuan putus cinta [Shutterstock]

2. Anda mungkin mengalami mengidam, seperti seseorang yang berjuang melawan kecanduan
Sebuah studi 2010 oleh para peneliti Helen Fisher dan Lucy Brown memindai otak 15 orang dewasa muda yang baru-baru saja putus dan melaporkan bahwa mereka masih merasakan cinta yang penuh gairah.

Banyak dari peserta masih berusaha untuk mendapatkan pasangan mereka kembali melalui metode yang tidak pantas seperti menelepon larut malam, mengirim beberapa pesan atau datang ke tempat mereka tanpa diundang. Yang lain melaporkan bahwa mereka merasa tertekan dan sedih.

Jadi jika Anda ditolak atau putus cinta dari mantan dan masih menginginkan orang itu, cara kerjanya seperti halnya seseorang yang menderita kecanduan atau seseorang yang pertama kali jatuh cinta.

Penelitian menunjukkan bahwa sistem motivasi menyala, terlepas dari apakah Anda bahagia karena benar-benar cinta atau hanya terobsesi dengan mantan. Bagaimanapun, Anda terdorong untuk memikirkan orang tersebut dan ada kebutuhan kuat untuk menemukan mereka.

Ilustrasi pasangan konflik, mengakhiri hubungan atau putus cinta. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan konflik, mengakhiri hubungan atau putus cinta. (Shutterstock)

3. Seperti hati, otak akan pulih
Studi 2010 juga menemukan sesuatu yang menjanjikan. Fisher dan Brown menemukan bahwa otak orang-orang yang ditolak atau putus cinta ini mungkin telah secara aktif berusaha membuat mereka merasa lebih baik atau bertindak lebih bijak di masa depan.

Ada peningkatan aktivitas di area otak yang terkait dengan pengaturan emosi dan menghambat reaksi impulsif. Sederhananya, meskipun otak manusia cenderung ke arah nafsu keinginan dan obsesi, otak itu juga tampaknya dipasangkan untuk pemulihan dan pengambilan keputusan yang lebih baik setelah putus cinta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19: Apa Dampak Corona Bagi Otak Manusia?

Covid-19: Apa Dampak Corona Bagi Otak Manusia?

Tekno | Kamis, 02 Juli 2020 | 13:34 WIB

Hati-hati, Anak Bisa Patah Hati ke Orangtua karena Hal Sepele Ini

Hati-hati, Anak Bisa Patah Hati ke Orangtua karena Hal Sepele Ini

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:22 WIB

Sering Kejang, Model Cantik Operasi Otak Dalam Keadaan Sadar

Sering Kejang, Model Cantik Operasi Otak Dalam Keadaan Sadar

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 21:36 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB