Beda dengan Diabetes, Penderita Asma Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 15:03 WIB
Beda dengan Diabetes, Penderita Asma Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19
Ilustrasi asma. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pasien asma tampaknya tidak berisiko lebih tinggi tertular Covid-19 maupun menjadi lebih parah jika tertular. Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Rutgers University di New Jersey, diterbitkan dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology.

Dilansir dari Indianexpress, sementara usia yang lebih tua dan kondisi tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, COPD, diabetes, dan obesitas bisa meningkatkan faktor risiko Covid-19. Tetapi studi ini menemukan bahwa orang dengan asma tampaknya tidak lebih buruk terkena SARS-CoV-2 daripada orang yang tidak menderita asma.

"Ada data terbatas mengapa ini terjadi," kata Reynold A Panettieri Jr, direktur Institut Rutgers untuk Kedokteran dan penulis penelitian tersebut. 

Di antara kemungkinan alasan, Panetteri menyatakan bahwa karena meningkatnya perhatian pada efek Covid-19 pada orang-orang dalam populasi yang rentan, mereka yang menderita asma dapat menjadi sangat waspada terhadap kebersihan pribadi dan jarak sosial. 

"Jarak sosial dapat meningkatkan kontrol asma karena orang yang dikarantina juga tidak terkena pemicu musiman yang mencakup alergen atau virus pernapasan. Ada juga bukti bahwa orang menjadi lebih perhatian untuk minum obat asma selama pandemi yang dapat berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan," katanya.

Steroid inhaler (Freepik)
Steroid inhaler (Freepik)

 Panetteri mencatat, kerentanan seseorang terhadap penyakit parah yang disebabkan oleh Covid-19 meningkat dengan bertambahnya usia, penderita asma cenderung lebih muda daripada mereka yang dilaporkan memiliki kondisi berisiko tinggi.

"Karena itu penelitian yang disesuaikan usia dapat membantu kita lebih memahami jika usia merupakan faktor dalam menjelaskan mengapa pasien asma mungkin tidak berisiko lebih besar untuk infeksi," ujar Panetteri.

"Sekali lagi, SARS-CoV-2 menginfeksi sel manusia dengan berinteraksi dengan enzim (ACE2) yang melekat pada membran sel di paru-paru, arteri, jantung, ginjal, dan usus. Enzim ini, yang meningkat sebagai respons terhadap virus, juga dianggap bermanfaat dalam membersihkan virus pernapasan lainnya," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi COVID-19 Dongkrak Penjualan Sepeda Motor Bulan Juni

Pandemi COVID-19 Dongkrak Penjualan Sepeda Motor Bulan Juni

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:42 WIB

Sekolah di Zona Hijau Covid-19 Boleh Kembali Buka, Kak Seto Bilang Begini

Sekolah di Zona Hijau Covid-19 Boleh Kembali Buka, Kak Seto Bilang Begini

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:39 WIB

Terjadi Lagi, Seekor Anjing Positif Terinfeksi Virus Corona dari Majikan

Terjadi Lagi, Seekor Anjing Positif Terinfeksi Virus Corona dari Majikan

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:41 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB