Air Seni Dikerubungi Semut, Benarkah Tanda Diabetes?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 10 Juli 2020 | 14:28 WIB
Air Seni Dikerubungi Semut, Benarkah Tanda Diabetes?
Ilustrasi Air Seni Dikerubungi Semut. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes memang bukan sekadar masalah kadar gula darah yang tinggi. Pada pasien diabetes, tubuh tidak memiliki insulin yang cukup untuk mengolah gula sehingga berdampak buruk para organ lainnya, dan kemudian bisa menimbulkan komplikasi.

Nah, kemudian ada mitos yang mengatakan jika air seni dikerubungi semut menandakan diabetes yang cukup parah. Benarkah?

Hal ini dibenarkan oleh dr. Dante Saksono, Sp.PD., Ph.D., KEMD. Menurutnya, air seni yang dikeliling semut merupakan tanda si empunya menderita diabetes, tapi bukan berarti diabetes yang parah.

"Jadi, yang air seni dikerubungi semut itu salah satu tanda diabetes, tapi tidak menunjukkan tanda keparahan diabetes. Parahnya diabetes itu tidak ditunjukkan dari naik turunnya berapa tinggi gula darahnya," ujar dr. Dante dalam diskusi Webinar Beat Diabeters Tropicana Slim, Jumat, (10/7/2020).

Alih-alih memperhatikan seberapa banyak kadar gula dalam darah, jauh lebih penting memperhatikan gejala komplikasi yang timbul dari diabetes itu sendiri, seperti apakah pasien mengalami gagal ginjal kronis, penyakit jantung, hingga liver bermasalah.

Komplikasi penyakit kronis itulah yang menandakan seberapa parah diabetes yang diidap pasein, di mana semakin banyak penyakit penyerta yang dialami, maka semakin parah pula diabetesnya.

"Gula darahnya cuma 200-an, tetapi dia komplikasinya sudah cuci darah. Itu lebih berat dibanding dengan orang yang gula darahnya 300-an tapi dia tidak cuci darah. Gula darah 200-an tapi kalau kena serangan jantung, dia lebih parah dibandingan orang yang gula darahnya 300-an tapi tidak kena serangan jantung," paparnya.

"Jadi, kalau dia buang air kecil dikerubungi semut, artinya kadar gula darahnya tinggi, tapi tidak menunjukan parah atau tidak parah," paparnya.

Selain menandakan kandungan gula dalam darah yang tinggi pada pasien diabetes, urin yang dikerubungi semut juga bisa disebabkan karena pasien mengonsumsi obat yang bisa membuang gula darah lewat urin.

baca juga

"Jadi akan lebih banyak urin yang mengandung gula, akan lebih banyak semut yang akan mengerubungi air seni. Tetapi, (mungkin) gula darahnya lebih rendah," papar dr. Dante.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Diabetes Harus Pakai Alas Kaki, Ini Alasannya

Penderita Diabetes Harus Pakai Alas Kaki, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 13:14 WIB

Rendah Gula, 5 Sayuran Ini Direkomendasikan Bagi Penderita Diabetes

Rendah Gula, 5 Sayuran Ini Direkomendasikan Bagi Penderita Diabetes

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 11:09 WIB

Ingin Cegah Diabetes, Ini 5 Cara Mudah Kurangi Asupan Gula

Ingin Cegah Diabetes, Ini 5 Cara Mudah Kurangi Asupan Gula

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:00 WIB

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:59 WIB

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:56 WIB

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:55 WIB

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:53 WIB

Plot Twist Mengejutkan di 'The Handmaiden', Ketika Cinta Sesama Jenis Jadi Simbol Perlawanan

Plot Twist Mengejutkan di 'The Handmaiden', Ketika Cinta Sesama Jenis Jadi Simbol Perlawanan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:52 WIB

×