Kematian Akibat Covid-19 di AS Bisa Melonjak Karena Ini!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 12 Juli 2020 | 16:25 WIB
Kematian Akibat Covid-19 di AS Bisa Melonjak Karena Ini!
ilustrasi sakit, pasien virus corona, kematian(Shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter memeringatkan bahwa kematian akibat virus corona Covid-19 di Amerika Serikat (AS) akan semakin melonjak bila aturan masa isolasi mandiri dilonggarkan.

Dr Bob Lahita, seorang profesor medis memprediksi hal tersebut setelah muncul laporan lebih dari 69 ribu kasus Covid-19 baru, yang merupakan rekor penambahan kasus tertinggi di AS.

Melonjaknya kasus-kasus virus corona Covid-19 ini bisa didorong oleh negara-negara yang telah membuka kembali pergerakan ekonominya, seperti California, Texas dan Florida.

"Kasus kematian akibat Covid-19 yang luar biasa di daerah itu mestinya perlu kembali memberlakukan aturan masa isolasi mandiri di rumah," kata Dr Bob Lahita dikutip dari The Sun.

Dr Bob Lahita meminta pejabat pemerintahan kembali memberlakukan masa isolasi untuk menekan kasus kematian akibat Covid-19. Suatu negara bisa membebaskan warganya bila kasus virus corona ini sudah terkendali dan ada penangkalnya.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Di samping itu, Dr Bob menyadari bahwa dilonggarkannya aturan masa isolasi mandiri terkait dengan masalah ekonomi. Kondisi ini seoalh menjadi "peperangan" antara pengusaha dan ahli epidemiologi atau dokter yang sangat terdampak.

Tetapi, pejabat pemerintahan memilih lebih fokus dalam mengendalikan perekonomian. Sehingga membebaskan aturan masa isolasi, tetapi tetap sesuai protokol kesehatan.

Sayangnya, kasus baru infeksi virus corona Covid-19 terus meningkat. Setidaknya ada 33 negara bagian AS yang mengalami peningkatan kasus dibandingkan minggu lalu.

Gubernur Texas, Greg Abbott mengatakan keadaan wilayahnya akan semakin buruk, karena lebih dari 10 ribu pasien menjalani perawatan virus corona Covid-19 di rumah sakit.

baca juga

Sekarang ini, Texas pun merupakan salah satu hotspot virus corona Covid-19 dengan kasus baru yang dikonfirmasi melonjak sekitar 14 persen dari total keseluruhan.

Sementara itu, California telah mengalami satu minggu terberat dalam pertempuran melawan virus corona Covid-19. Negara bagian ini melalui 2 hari paling mematikan sejak dimulainya pandemi virus ketika jumlah kasus terus meledak.

Florida juga menghadapi lonjakan kasus virus corona Covid-19 yang mengkhawatirkan, terutama dua bulan setelah semua perdagangan kembali dibuka.

Pihak rumah sakit pun memperhatikan jumlah pasien virus corona Covid-19 pada bulan Juni hingga Juli 2020 melonjak hingga 3 kali lipat dari sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Pria Ini Jadi Sering Mengigau saat Tidur

Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Pria Ini Jadi Sering Mengigau saat Tidur

Health | Minggu, 12 Juli 2020 | 14:30 WIB

Menteri Perminyakan Venezuela Tareck El Aissam Positif Corona Covid-19

Menteri Perminyakan Venezuela Tareck El Aissam Positif Corona Covid-19

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:57 WIB

Tiga Temuan Terkini WHO Soal Penularan Covid-19 Lewat Udara

Tiga Temuan Terkini WHO Soal Penularan Covid-19 Lewat Udara

Health | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:51 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×