Update Covid-19 Global 15 Juli: WHO Peringatkan Pandemi Bisa Semakin Buruk

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 15 Juli 2020 | 10:12 WIB
Update Covid-19 Global 15 Juli: WHO Peringatkan Pandemi Bisa Semakin Buruk
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini, Rabu (15/7/2020) pukul 08.20, angka kasus positif mencapai 13.454.727, bertambah 216.806 orang selama 24 jam.

Dikutip dari situs worldometers.info, angka kematian akibat virus corona juga bertambah 5.346 orang, sehingga total menjadi 581.122. Begitu pula orang yang sembuh telah mencapai 7.846.586 orang.

Benua Amerika telah menjadi pusat pandemi saat ini. Angka pertambahan kasus Covid-19 terus meningkat di tengah ketegangan antara pakar kesehatan dan Presiden Donald Trump.

Negeri paman Sam itu telah memiliki 3.545.077 kasus positif dan 139.143 kematian. Penambahan kasus positif mencapai di atas 65 ribu dalam satu hari.

China yang menjadi negara awal Covid-19 terus menekan jumlah kasus, dan hingga saat ini yang terkonfirmasi adalah sebanyak 83.611 dengan angka kematian 4.634 orang.

Dilansir dari BBC, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi virus corona bisa semakin buruk jika pemerintah gagal mengambil tindakan yang lebih tegas.

Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menilai terlalu banyak negara menerapkan cara yang salah dalam mengatasi pandemi.

"Kasus meningkat di mana-mana jadi bukti langkah-langkah (pencegahan) tidak diadopsi atau diikuti," kata Tedros.

Dr. Tedros mengatakan langkah-langkah seperti menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan mengenakan masker dalam situasi yang tepat perlu ditanggapi dengan serius. Ia juga memperingatkan bahwa tidak akan ada lagi yang kembali ke normal lama di masa mendatang.

baca juga

"Jika dasar-dasarnya tidak diikuti, hanya ada satu cara pandemi ini akan berlangsung. Ini akan menjadi lebih buruk dan lebih buruk dan lebih buruk," kata Dr. Tedros.

Dr. Mike Ryan, direktur kedaruratan WHO, mengatakan pelonggaran penguncian jadi penyebab penularan semakin intens, itu pula yang terjadi di Amerika.

Dr. Ryan mengatakan penutupan wilayah besar memang akan memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Tetapi juga penguncian lokal di tempat-tempat tertentu mungkin diperlukan untuk mengurangi penyebaran virus.

"Kita perlu belajar untuk hidup dengan virus ini," kata Dr. Ryan.

Ia memperingatkan bahwa harapan virus dapat diberantas atau vaksin dapat siap dalam beberapa bulan adalah pikiran tidak realistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global 14 Juli: Grafik Pasien Meninggal Dunia Turun

Update Covid-19 Global 14 Juli: Grafik Pasien Meninggal Dunia Turun

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:16 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 14 Juli 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 14 Juli 2020

Video | Selasa, 14 Juli 2020 | 15:37 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 13 Juli 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 13 Juli 2020

Video | Senin, 13 Juli 2020 | 15:29 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×