Array

Studi: Olahraga Intensitas Sedang Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma Pria

Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:46 WIB
Studi: Olahraga Intensitas Sedang Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma Pria
Ilustrasi pria bersepeda. [rhinoxtriathlon.com]

Suara.com - Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Cordoba melaporkan olahraga intensitas sedang bisa meningkatkan kualitas sperma pria. 

Dilansir dari Science Daily, pria yang melakukan aktivitas fisik sedang  terkait dengan kadar hormon dan karakteristik sperma yang lebih baik, di mana bisa mendukung reproduksi dibandingkan dengan pria yang tidak banyak bergerak.

Kualitas semen (mani) pada umumnya menurun di usia 50 tahun. Di antara faktor-faktor lain, ini adalah karena paparan agen eksternal dan konsumsi alkohol dan tembakau. 

Penurunan sifat sperma ini telah menyebabkan peningkatan masalah reproduksi.

Oleh karena itu, para ahli telah mempelajari hubungan yang memungkinkan antara kualitas sperma dan kebiasaan gaya hidup pada pria. Studi ini diterbitkan dalam European Journal of Applied Physiology.

Pada studi baru ini menunjukkan bahwa pria yang melakukan latihan fisik sedang memiliki kadar hormon yang lebih baik dan gonad (kelenjar seks) mereka menjalani proses spermatologis yang lebih sehat.

Para penulis menilai apakah ada perbedaan dalam profil hormon dan seminoligikal laki-laki yang aktif secara fisik dan menetap. 

ilustrasi pria olahraga


"Kami telah menganalisis parameter semen kualitatif seperti volume ejakulasi, jumlah sperma, mobilitas, dan morfologi sperma,"kata Diana Vaamonde, peneliti di Universitas Cordoba dan penulis utama penelitian ini.

"Terlepas dari kenyataan bahwa populasi sampel tidak terlalu besar (31 laki-laki), mengingat kompleksitas analisisnya, ini adalah studi pertama yang menilai perbedaan antara parameter-parameter lain," kata peneliti.

Baca Juga: Bisa Turunkan Tensi Hingga Suburkan Sperma, Berikut 8 Berita Manfaat Tomat

Hasilnya menyimpulkan bahwa subjek yang aktif secara fisik menampilkan nilai semen yang lebih baik. Lebih khusus, perbedaan yang ditemukan adalah dalam parameter seminologis dari kecepatan progresif dan morfologi, dalam hormon FSH, LH dan T dan dalam rasio T/C. 

Dengan data hormon demikian, maka penelitian ini mendukung hipotesis bahwa lingkungan dan kebiasaan mungkin berpengaruh pada pembentukan sperma berkualitas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI