PERSI Jawab Tudingan RS Sengaja Mengcovidkan Pasein Demi Kucuran Dana

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:38 WIB
PERSI Jawab Tudingan RS Sengaja Mengcovidkan Pasein Demi Kucuran Dana
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Belum lama ini, ramai isu mengenai rumah sakit yang memanfaatkan situasi Covid-19 untuk mencari keuntungan. Pihak rumah sakit dituding telah berbuat curang dengan melaporkan pasien biasa sebagai pasien Covid-19, agar mendapat bantuan dari pemerintah.

Memanasi isu tersebut, sebuah postingan warganet tentang ayahnya didiagnosis Covid-19 padahal tidak ada bukti swab, ramai dan menuai ragam komentar di media sosial.

Postingan @BalqisRrzq atau Sandekala pada 20 Juli 2020 pukul 08.48 WIB lantas mendapat respon Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Kepala Humas PERSI, Anjari Umarjinto, S. Kom, melalui akun Twitter-nya dengan tegas menyebut tudingan itu sebagai hoaks.

Ada dua hal yang diklarifikasi PERSI terkait unggahan Bilqis, yaitu soal keluhan pelayanan di RS Wiyung Sejahtera Surabaya yang mendiagnosis paksa sebagai pasien Covid-19.

Kedua adalah tudingan terhadap rumah sakit, sebagai berikut:

1. RS Wiyung merekayasa hasil positif untuk bantuan Rp 200 juta, kalau meninggal Rp 350 juta.

2. Pasien masuk ke RS Siloam dan RS mayapada pasti mati karena disuntik mati agar dapat Rp 350 juta.

3. Pemerintah menargetkan 70 juta jiwa rakyat mati.

baca juga

4. Setiap ambulans dapat jatah Rp 15 juta per jenazah yang diantar. Sopir dapat Rp 9 juta, sisanya bancakan rumah sakit.

"Sampai laporan ini disusun, yang bersangkutan menyampaikan bahwa tuduhan terhadap RS Wiyung, RS Siloam, dan RS Mayapada yang 'mengcovidkan pasien dengan tujuan uang bantuan ratusan juta' didasarkan pada 'hanya dapat dari hasil teman ayah saya yang katanya orang dinkes'," tulis Anjar melalui unggahan di Twitter, yang dikutip Suara.com, Selasa (21/7/2020).

"Saudari Balqis tidak dapat menunjukan bukti apapun. Artinya tuduhan itu tidak didasarkan pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan baik isi maupun sumbernya. Dengan kata lain, unggahan itu keliru, disinformatif, bersifat fitnah, dan menyesatkan," sambung @anjarisme.

Menurut Anjari, berdasarkan rapat PERSI Pusat, PERSI Jatim, BPRS Jatim, RS Wiyung, dan RS Siloam tanggal 20 Juli 2020 pukul 19.00 hingga 20.00 WIB, hasilnya RS Wiyung dan RS Siloam menyatakan unggahan @BalqisRrzq yang menuduh RS mengcovidkan pasien dengan motif bantuan pemerintah adalah tidak benar.

Sedangkan berdasarkan surat bukti yang ditunjukkan RS Miyung Sejahtera Surabaya, hasil swab pasien yang tidak lain ayah Bilqis, H (49), dinyatakan positif.

"Ini diperkuat dengan salinan dokumen hasil pemeriksaan dan ringkasan pulang pasien yang ditunjukkan kepada PERSI," tutur Anjar.

Selanjutnya, PERSI dan rumah sakit yang bersangkutan menuntut permintaan maaf dan meluruskan informasi yang beredar. Juga terkait kabar hoaks rumah sakit-rumah sakit merekayasa hasil positif untuk menerima sejumlah dana.

"PERSI mengimbau kepada siapa pun atau pihak manapun agar tidak membuat, memperbanyak, dan menyebarluaskan informasi keliru dan palsu atau hoaks. Karena selain bersifat menyesatkan, merugikan pasien pelayanan rumah sakit dan masyarakat luas, juga dapat berdampak hukum kepada yang bersangkutan," tutup Anjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Positif Usai 3 Bulan Sembuh dari Covid-19, Teori Antibodi Keliru?

Dokter Positif Usai 3 Bulan Sembuh dari Covid-19, Teori Antibodi Keliru?

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:39 WIB

Viral, Wanita Ini Sebut Rumah Sakit Rekayasa Pasien Covid-19

Viral, Wanita Ini Sebut Rumah Sakit Rekayasa Pasien Covid-19

Jogja | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:25 WIB

Viral Pria Panjat Gedung Rumah Sakit, Temani Ibunya Lewat Jendela

Viral Pria Panjat Gedung Rumah Sakit, Temani Ibunya Lewat Jendela

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2020 | 11:03 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×