Ilmuwan Asal Inggris Klaim Vaksin Covid-19 Siap Dipakai Menjelang Natal

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 19:35 WIB
Ilmuwan Asal Inggris Klaim Vaksin Covid-19 Siap Dipakai Menjelang Natal
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini belum ada obat atau vaksin Covid-19 yang disetujui. Tapi, ilmuwan Inggris mengklaim vaksin virus corona Covid-19 bisa siap sebelum Natal.

Profesor Jonathan Van-Tam, wakil Kepala Staf Medis Inggris, berharap kalau vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh Universitas Oxford akan siap diapakai pada akhir tahun 2020 ini.

Sebelumnya, hasil uji coba awal vaksi Universitas Oxford yang bernama ChAdOx1 tergolong aman dan memicu respons kekebalan tubuh yang kuat.

Selain vaksin itu, obat anti-virus baru yang dikembangkan di Southampton University bisa mengurangi risiko kematian atau penyakit serius pada pasien virus corona Covid-19 sebesar 79 persen.

Profesor Jonathan Van-Tam, wakil kepala pejabat medis Inggris, mengatakan hasil uji vaksin Oxford yang melibatkan lebih dari 1.000 sukarelawan sehat adalah hal yang luar biasa bagi ilmu pengetahuan Inggris.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

"Vaksin Covid-19 itu mungkin bisa digunakan pada akhir tahun 2020," kata Profesor Adrian Hill, direktur Oxford's Jenner Institute for Vaccine Research dikutip dari Daily Star.

Kate Bingham, satuan tugas vaksin Inggris mengatakan timnya sangat optimis akan melakukan vaksinasi pada akhir tahun 2020. Temuan uji coba vaksin virus corona dari Oxford ini pun diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum kita bisa memastikan vaksin itu bisa membantu mengelolan pandemi virus corona Covid-19," jelas Profesor Sarah Gilbert dari Universitas Oxford.

Selain terus menguji vaksin dalam uji coba fae-tiga, ilmuwan juga masih perlu belajar banyak tentang virus. Misalnya, ilmuwan masih belum tahu seberapa kuat respons kekebalan tubuh untuk melindungi secara efektif terhadap virus corona Covid-19.

"Jika vaksin kami efektif, ini merupakan opsi yang menjanjikan karena jenis vaksin ini bisa diproduksi dalam skala besar," katanya.

Vaksin yang berhasil melawan virus corona Covid-19 ini nantinya bisa digunakan mencegah infeksi, penyakit dan kematian di seluruh populasi. Tapi, orang yang paling berisiko seperti pekerja rumah sakit, orang tua dan memiliki riwayat penyakit kronis perlu menerima vaksin paling awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin AstraZeneca Siap Digunakan Akhir 2020? Ini Jawaban Peneliti Oxford

Vaksin AstraZeneca Siap Digunakan Akhir 2020? Ini Jawaban Peneliti Oxford

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 19:04 WIB

Peneliti Unpad Tolak Permintaan Jokowi untuk Percepat Uji Vaksin Covid-19

Peneliti Unpad Tolak Permintaan Jokowi untuk Percepat Uji Vaksin Covid-19

Tekno | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:45 WIB

Awas Luka Gatal di Jari Kaki dan Tangan, Bisa Jadi Gejala Virus Corona!

Awas Luka Gatal di Jari Kaki dan Tangan, Bisa Jadi Gejala Virus Corona!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:13 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB