Hari Anak Nasional 2020: Usaha Keras Melindungi Anak dari Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 Juli 2020 | 08:05 WIB
Hari Anak Nasional 2020: Usaha Keras Melindungi Anak dari Pandemi Covid-19
anak di masa pandemi. (Shutterstock)

Suara.com - Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli, terpaksa harus dirayakan dalam situasi pandemi Covid-19 pada 2020 ini.

Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Apalagi, berdasarkan data website Gugus Tugas Covid-19 Selasa (21/7/2020) dinyatakan bahwa sebanyak 2,3 persen dari total 89.869 pasien Covid-19, adalah pasien anak berusia 0 sampai 5 tahun.

Sedangkan anak Indonesia usia 6 hingga 17 tahun yang positif terinfeksi Covid-19 berjumlah 5,8 persen dari total kasus infeksi Covid-19 secara keseluruhan.

Hal yang lebih menyedihkan, satu persen anak usia 0 sampai 5 tahun menjadi korban meninggal dunia akibat Covid-19. Sementara 0.7 persen pasien Covid-19 meninggal dunia lainnya adalah anak usia 6 hingga 17 tahun.

Di situasi pandemi seperti sekarang, Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, mengakui bahwa Covid-19 tak hanya mengancam orang dewasa tetapi juga anak.

"Secara global, virus ini bisa ke semua orang termasuk juga anak-anak," ujar Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI, Dokter Anggraini Alam saat dihubungi suara.com beberapa waktu lalu.

Terlebih, Anggarini juga menyoroti mengenai fase pelonggaran aturan new normal yang kini mulai diterapkan.

Hal tersebut menurutnya, menjadi masalah karena banyak masyarakat yang tidak taat menerapkan aturan protokol kesehatan. Pada akhirnya, hal tersebut membuat anak lebih berisiko tinggi terpapar Covid-19.

"Ini sangat meningkatkan risiko kasus Covid-19 anak, berbanding lurus. Angka di Indonesia makin naik, yang meninggal juga semakin banyak," imbuhnya.

baca juga

Di sisi lain, terkait Covid-19 dan anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI juga telah membentuk tim khusus yang disebut Kelompok Kerja atau Pokja Penanganan Covid-19 yang diisi oleh anggota Komisioner KPAI, tokoh perguruan tinggi, dokter hingga aktivis perlindungan anak.

"Kami memantau data anak terinfeksi dan trennya naik. Kami mengalisa dari tren kasus anak awalnya dianggap tidak rentan tapi faktanya banyak yang menjadi korban," kata Ketua Pokja Penanganan Covid-19 KPAI, Jasra Putra.

Pendidikan dan Ancaman Covid-19 pada Anak

Guru memeriksa suhu tubuh murid saat hari pertana masuk sekolah di SDN 11 Marunggi, Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/7/2020). [Foto/Antara]
Guru memeriksa suhu tubuh murid saat hari pertana masuk sekolah di SDN 11 Marunggi, Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/7/2020). [Foto/Antara]

Akibat tingginya kasus infeksi, Anggraini memperingatkan pemerintah untuk tidak gegabah membuka kembali sekolah.

Menurutnya, jangankan Indonesia dengan kasus yang terus meningkat, beberapa negara maju yang berhasil menekan kasus saja masih gamang untuk kembali membuka sekolah.

"Sudah banyak contoh di Wuhan China, Denmark, Korea Selatan, Norwegia, Australia, Jerman banyak sekali sudah coba sekolah dibuka, tapi akhirnya tutup lagi, dan mereka (negara maju) itu tesnya bagus," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah 3 Kali Dites Corona, Presiden Brasil Tetap Positif Covid-19

Sudah 3 Kali Dites Corona, Presiden Brasil Tetap Positif Covid-19

News | Kamis, 23 Juli 2020 | 05:37 WIB

Save The Children: 3.000 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama Pandemi

Save The Children: 3.000 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama Pandemi

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 05:05 WIB

AS Teken Kontrak dengan Pfizer untuk Produksi 100 Juta Dosis Vaksin

AS Teken Kontrak dengan Pfizer untuk Produksi 100 Juta Dosis Vaksin

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 22:25 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×