Hari Anak Nasional Trending di Twitter, Ini Sejarah dan Maknanya

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 23 Juli 2020 | 12:42 WIB
Hari Anak Nasional Trending di Twitter, Ini Sejarah dan Maknanya
Ilusrasi Anak Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Ucapan selamat Hari Anak Nasional trending di Twitter hari ini Kamis, 23 Juli 2020.

Berbagai ucapan, komentar maupun pesan yang menyemangati anak-anak Indonesia disampaikan oleh warganet.

Dari sekian banyak cuitan selamat Hari Anak Nasional, berikut beberapa di antaranya yang Suara.com kutip dari media sosial Twitter.

"Anak adalah buah hati manusia yang merupakan titipan sang ilahi untuk dirawat dan diperlakukan sebaik-baiknya,' tulis @keekeewww

"Buat Anak Anakku Se Nusantara. Bersyukurlah kalian bisa terlahir di Bumi Nusantara Tercinta ini.. Tetaplah menjadi Anak Indonesia ditengah peradaban modern sekarang ini. Cintailah Negeri ini seperti kalian mencintai orang tua kalian," pesan @Kesit_

"Selamat #HariAnakNasional semuanyaaa!!! Makasih ya udah ngisi dunia sama keceriaan kalian, makasih udah survive makasih buat semuanyaa!! Kalian kuat kalian hebat!! cuit @shinyuinna

Seperti kita ketahui, 23 Juli setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Perayaan ini khusus dibuat untuk menghormati hak-hak anak di Indonesia.

Banyak perayaan dilakukan untuk memperingati hari spesial ini. Bahkan, HAN juga menjadi tema di Google Doodle hari ini, Kamis (23/7/2020).

Untuk mengetahui bagaimana Hari Anak Nasional  tercetus, simak yuk sejarah menarik tentang HAN yang dirangkum Suara.com.

baca juga

1. Sempat mengalami beberapa kali perubahan

Peringatan hari anak di tanah air merupakan gagasan Kongres Wanita Indonesia (Kowani). HAN pernah diperingati pada 6 Juni sesuai tanggal kelahiran Bung Karno dalam Kongres ke-13 Kowani.

Sidang Kowani di Bandung tahun 1953 juga pernah menyepakati penyelenggaraan Pekan Kanak-kanak Indonesia digelar setiap Minggu kedua Bulan Juli, lantaran merupakan waktu luang menjelang kenaikan kelas anak-anak sekolah.

Namun, saat rezim Orde Baru peringatan HAN yang kerap berlangsung pada 1-6 Juni itu pun dihapuskan, hingga akhirnya ditetapkan pada 23 Juli setiap tahunnya.

2. Awalnya bernama Hari Kanak-Kanak

Saat Kowani mencetuskan hari ini, mereka memilih menamainya sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia. Saat itu, peringatan ini digelar meriah dengan pertunjukan pawai yang dilakukan anak-anak yang disambut Presiden Soekarno di Istana Merdeka.

Namun, saat rezim Orde Baru berkuasa, Hari Kanak-Kanak Indonesia yang telah siubah tanggalnya, juga berganti nama menjadi HAN.

3. Mengapa 23 Juli?

Pemilihan tanggal ini diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Di mana Presiden Soeharto saat itu melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa.

Pada 1984, akhirnya Presiden Soeharto menerbitkan Keppres Nomor 44 Tahun 1984 yang menetapkan 23 Juli sebagai HAN.

Peringatan HAN diselenggarakan dari tingkat pusat hingga daerah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah anak.

Sejarah HAN berawal dari gagasan mantan Presiden Soeharto yang melihat anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa. Sehingga sejak tahun 1984 berdasarkan Keppres RI Nomor 44 Tahun 1984, ditetapkan setiap tanggal 23 Juli sebagai HAN.

4. Makna HAN yang mendalam

Laman Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Indonesia (KPPAI) menulis, peringatan HAN dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

Caranya adalah dengan mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.

5. Rangkaian perayaan HAN

Pemerintah melalui instansi terkait selalu mencoba menyuguhkan rangkaian acara menarik dan mendidik untuk memperingati HAN. Hingga saat ini, HAN masih dirayakan di berbagai kota dengan beragam kegiatan. Mulai dari perlombaan, seminar dan talkshow, bakti sosial, hingga festival.

Namun, perayaan tahun ini terlihat berbeda. Ya, di tengah pandemi virus Covid-19 yang masih melanda, tentu perayaan HAN 2020 tak bisa lagi sebebas tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah dan lembaga terkait telah menyiapkan berbagai perayaan virtual yang bisa dinikmati oleh keluarga di rumah. Yakni dengan menyiarkan daring lewat aplikasi Zoom dengan peserta dari seluruh provinsi sebanyak 750 orang, melalui TV serta radio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Ajarkan Konsep Uang Kepada Anak Menurut Perencana Keuangan

Begini Cara Ajarkan Konsep Uang Kepada Anak Menurut Perencana Keuangan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 11:39 WIB

Hari Anak Nasional, 28 dari 100 Bocah di Indonesia Masih Alami Stunting

Hari Anak Nasional, 28 dari 100 Bocah di Indonesia Masih Alami Stunting

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 11:51 WIB

INFOGRAFIS: Kasus Anak Terkait Pendidikan Meningkat di Tengah Pandemi

INFOGRAFIS: Kasus Anak Terkait Pendidikan Meningkat di Tengah Pandemi

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×