Sekolah dari Rumah, Orangtua Tetap Harus Batasi Penggunaan Gadget pada Anak

Vania Rossa

Jum'at, 24 Juli 2020 | 19:02 WIB
Sekolah dari Rumah, Orangtua Tetap Harus Batasi Penggunaan Gadget pada Anak
Ilustrasi anak main gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Gegara pandemi Covid-19, anak-anak kurang mendapat kesempatan untuk bermain dan belajar secara bebas, termasuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Tak heran kalau anak menjadi semakin lekat dengan gadget. Dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi orangtua untuk batasi penggunaan gadget pada anak.

Di sisi lain, sekolah dari rumah membuat anak harus lebih banyak berinteraksi secara virtual menggunakan gadget. Ditambah, hampir semua tugsa sekolah kini dikerjakan melalui gadget.

Untuk itulah, dokter spesialis anak dari RSUI, Annisa Rahmania Yulman, mengingatkan orangtua agar tetap membatasi screen time anak dan membuat mereka tetap aktif selama masa pandemi ini.

"Penggunaan gadget harus bijak walaupun sekolah menggunakan gadget. Orangtua harus mempunyai dalih dan strategi untuk mengatur screen time anak,” katanya dalam siaran pers RSUI, Kamis (23/7/2020), seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, waktu maksimal paparan layar untuk anak 0-1 tahun adalah nol. Artinya, tidak boleh ada screen time pada anak di usia itu.

Sedangkan untuk anak di atas usia 1-2 tahun, orang dewasa harus selalu mendampingi anak-anak dalam memanfaatkan gawainya.

Orangtua juga harus memahami beberapa tanda-tanda anak kecanduan gadget, misalnya anak sulit konsentrasi, mudah tantrum, dan sejenisnya.

Annisa mengatakan, walaupun anak di rumah saja, mereka juga tetap harus aktif bergerak untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangan mereka berlangsung dengan optimal.

"Sedentary lifestyle harus dihindari, harus istirahat cukup walaupun di rumah aja," kata dia.

baca juga

Dalam sehari, anak usia 0-1 tahun dianjurkan melakukan minimal selama 30 menit aktivitas fisik. Sedangkan anak umur 1-4 tahun butuh waktu 180 menit aktivitas fisik. Tentunya, intensitas beratnya aktivitas untuk mereka berbeda.

Mila Sri Wardani dari bagian pediatrik RSUI mengatakan bahwa pergerakan anak mencakup motorik kasar dan motorik halus tetap harus terpenuhi selama masa pandemi dan adaptasi kebiasaan baru saat ini.

Orangtua perlu menciptakan permainan yang menyenangkan dan mempertimbangkan pergerakan motoriknya serta memperhatikan protokol kesehatan selama bermain bersama anak.

Menurut dia, anak-anak yang masa pandemi banyak kehilangan waktu bermain di luar rumah, perlu dibantu untuk bermain di dalam rumah. Orang dewasa perlu meningkatkan kreativitasnya sehingga walaupun anak terpaksa bermain dalam rumah, tidak mengalami kebosanan.

Kepala Seksi Rawat Inap RSUI Nur Akbar juga mengingatkan bahwa selain kesehatan, keceriaan anak juga harus dipertahankan dengan memainkan permainan yang menyenangkan, salah satunya dengan terlibat dalam imajinasi anak selama permainan, memainkan permainan bersama anak dengan memperhatikan umur, serta menjaga anak tetap aktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Dari Rumah Bisa Bikin Anak Stres, Atasi dengan Bermain

Sekolah Dari Rumah Bisa Bikin Anak Stres, Atasi dengan Bermain

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 21:28 WIB

Bingung Bagaimana Mengatur Paparan Media pada Anak? Begini Pedomannya

Bingung Bagaimana Mengatur Paparan Media pada Anak? Begini Pedomannya

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:54 WIB

Charlotte dan George Akan Tetap Belajar di Rumah Meski Sekolah Dibuka

Charlotte dan George Akan Tetap Belajar di Rumah Meski Sekolah Dibuka

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2020 | 10:52 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×