Bingung Bagaimana Mengatur Paparan Media pada Anak? Begini Pedomannya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 10:54 WIB
Bingung Bagaimana Mengatur Paparan Media pada Anak? Begini Pedomannya
Ilustrasi anak bermain gadget

Suara.com - Pemaparan media atau gawai pada anak seharusnya dilakukan dengan sehat dan efektif. Hal tersebut dinyatakan oleh Dr. Sara Lee dalam rilis berita rumah sakit.

"Sebagian besar dari kita menggunakan media setiap hari. Begitulah cara kita berinteraksi dengan dunia dan bagaimana kita mempelajari ide-ide baru," kata Dr. Sara Lee, yang bekerja di Universitas Rumah Sakit Bayi Pelangi dan Rumah Sakit Anak di Cleveland seperti yang dikutip dari Medical Xpress.

"Anak-anak perlu tahu cara menggunakan media ini dengan cara yang sehat dan efektif," kata Lee dalam rilis berita rumah sakit.

Pedoman baru dari American Academy of Pediatrics (AAP) memberi orangtua lebih banyak panduan tentang penggunaan gawai dengan anak-anak mereka di rumah.

Berikut beberapa panduan APP mengenai penggunaan media pada anak, antara lain:

1. Balita yang berusia kurang dari 18 bulan harus menghindari media atau gawai sepenuhnya kecuali mereka video call dengan kerabat.

Ilustrasi orang tua dan anak bermain gadget
Ilustrasi orang tua dan anak bermain gadget

2. Orangtua dari anak-anak berusia 18 bulan hingga 24 bulan harus menonton acara dan aplikasi pendidikan dengan anak-anak mereka. Hal ini dapat digunakan sebagai alat untuk membantu anak-anak belajar.

3. Anak kecil yang berusia antara 2 dan 5 tahun harus mendapatkan tidak lebih dari satu jam screen time setiap hari.

4. Orangtua harus berinteraksi dengan anak saat mereka menonton pertunjukan atau menggunakan perangkat ponsel.

5. Anak-anak berumur 6 tahun dan lebih harus dimonitor saat menggunakan perangkat elektronik. Orangtua harus memastikan bahwa screen time tidak memengaruhi tidur anak atau kegiatan sosial dan fisik mereka.

6. Waktu dan lokasi tertentu di rumah harus ditetapkan sebagai zona bebas media dan gawai. Semua perangkat elektronik harus dimatikan atau tidak digunakan di area ini.

7. Orangtua harus memiliki dialog berkelanjutan dengan anak-anak mereka tentang kewarganegaraan dan keamanan online.

"Salah satu poin utama dari rekomendasi baru adalah pentingnya menonton program dan aplikasi bersama-sama," kata Lee.

Ilustrasi anak kecanduan gadget (Shutterstock)
Ilustrasi anak kecanduan gadget (Shutterstock)

"Saya pikir itu mencerminkan banyak dari apa yang sudah dilakukan orangtua. Sekarang mereka bisa melakukannya tanpa merasa mereka melakukan sesuatu yang salah," tambahnya.

Sementara aturan-aturan ini memengaruhi penggunaan perangkat elektronik oleh anak-anak, Lee menunjukkan bahwa kebiasaan orangtua juga penting. Sebab, anak-anak memandang orangtua mereka sebagai contoh berperilaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak?

Ratusan Kandidat Vaksin Covid-19 sedang Dibuat, Adakah Vaksin Khusus Anak?

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 19:25 WIB

Ratusan Anak-anak Positif Corona di Surabaya, Ditularkan Orangtua

Ratusan Anak-anak Positif Corona di Surabaya, Ditularkan Orangtua

Jatim | Senin, 01 Juni 2020 | 17:53 WIB

Pilkada Tangsel 2020, PKS Bakal Merapat ke Kubu Anak Wapres Ma'ruf Amin

Pilkada Tangsel 2020, PKS Bakal Merapat ke Kubu Anak Wapres Ma'ruf Amin

Banten | Senin, 01 Juni 2020 | 16:29 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB