Uji Klinis Vaksin Covid-19 Indonesia Gunakan Metode Farmakologi, Apa Itu?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:51 WIB
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Indonesia Gunakan Metode Farmakologi, Apa Itu?
Ilmuwan Turki selesaikan fase 1 vaksin Covid-19/ ilustrasi. (Anadolu Agency)

Suara.com - Indonesia akan segera melakukan uji klinis fase tiga pada kandidat vaksin Covid-19 buatan Tiongkok dengan metode terapi farmakologi.

Saat ini Indonesia memang tergabung sebagai anggota riset Solidarity Trial WHO melalui perwakilan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung atau UNPAD.

Farmakologi sendiri merupakan ilmu pengetahuan tentang obat-obatan. Ilmu tersebut mempelajari tentang obat-obat baru untuk penyembuhan penyakit, serta mempelajari efek samping obat serta teknologi baru terhadap penyakit.

Uji klinis kandidat vaksin yang dikembangkan Sinovac Biotechini ini nantinya akan melihat kemampuan vaksin sebagai imunomodulator atau zat yang memperkuat sistem imun untuk melawan Covid-19.

“Hal ini menyebabkan herbal di Indonesia sudah dilakukan uji klinik untuk imunomodulator,” ujar Guru Besar Fakultas Farmasi Unpad Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt mengutip laman resmi UNPAD, Selasa (4/8/2020).

Dalam praktik uji klinis vaksin Sinovac di Indonesia, FK UNPAD bekerjasama dengan perusahaan farmasi lokal, PT Bio Farma.

"Adapun dua kandidat lain vaksin Covid-19 uji klinis dan transfer teknologi berkolaborasi dengan industri farmasi nasional, yaitu BCHT (Sinopharm) dan Kalbe Farma (Genexine),” ungkap Direktur Registrasi Obat Badan POM RI Dr. Lucia Rizka Andalusia.

Di sisi lain, kata Prof. Keri, Konsorsium Nasional Multicenter Clinical Trial Indonesia juga sudah melakukan uji klinis terhadap obat yang beredar di Indonesia, baik herbal maupun kimia. 

Khususnya penelitian mengenai kemampuan obat dalam memperkuat imun sebagai suplemen herbal hingga jamu-jamuan.

baca juga

Selain itu, ada juga potensi dari Quinine Sulfate atau zat yang diisolasi dari kulit kina dan digunakan sebagai antimalaria dalam mengatasi Covid-19 (secara in vitro) dibanding klorokuin dan hidrosiklorokuin.

"Hal ini menjadi keuntungan bagi Indonesia karena ini merupakan bahan alam dari Indonesia. Kemudian di Konsorsium Ikatan Apoteker Indonesia, dilakukan uji klinis pada Soman2, OB Herbal, VipAlbumin, dan TehDia," tutup Prof. Keri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Belum Jadi, Muncul Debat Siapa Paling Pertama Dapat Vaksin Covid-19

Meski Belum Jadi, Muncul Debat Siapa Paling Pertama Dapat Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:39 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Vaksin Covid dari China

Gubernur Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Vaksin Covid dari China

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2020 | 04:40 WIB

WHO: Penawar Covid-19 Mungkin Tak Akan Pernah Ada

WHO: Penawar Covid-19 Mungkin Tak Akan Pernah Ada

Tekno | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:17 WIB

Terkini

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

×