Studi: Tes Darah Dapat Menentukan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 08:11 WIB
Studi: Tes Darah Dapat Menentukan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut para peneliti di George Washington University, seberapa parah kasus virus corona pada pasien Covid-19 dapat dilihat dari lima indikator penanda biologis yang didapat saat tes darah, disebut biomarker.

Dilansir dari Fox News, para penulis penelitian mengatakan mereka memutuskan meneliti setelah temuan awal di China menunjukkan biomarker terkait dengan hasil yang buruk pada pasien dengan virus corona baru.

"Studi ini telah mengidentifikasi kelima penanda biologis ini memiliki hubungan dengan hasil yang buruk dan bukan penyebab dalam kohort AS," kata penulis studi Dr. Juan Reyes dan Dr. Shant Ayanian dalam pernyataan gabungan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Future Medicine itu mempelajari darah dari 299 pasien Covid-19. Mereka kemudian menganalisis lima penanda biologis yang ada dalam darah pasien, menurut rilis tersebut.

Dua ratus pasien telah dianalisis kelima biomarkernya, termasuk CRP, D-dimer, IL-6, LDH, dan ferritin.

Peningkatan kadar biomarker ini dikaitkan dengan gangguan perdarahan dan peradangan yang menunjukkan peningkatan risiko masuk ICU, kebutuhan ventilator, dan kematian.

Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Penulis melaporkan risiko kematian terbesar terjadi saat kadar D-dimer lebih besar dari 3 μg / ml dan LDH lebih tinggi dari 1200 unit / l.

"Kami berharap penanda biologis ini membantu dokter menentukan seberapa agresif mereka perlu merawat pasien, apakah pasien harus dipulangkan, dan bagaimana memantau pasien yang akan pulang, di antara keputusan klinis lainnya," ungkap Ayanian, penulis pertama studi dan asisten profesor kedokteran di GW School of Medicine and Health Sciences, mengatakan dalam rilis berita.

Saat ini dalam menentukan risiko kematian akibat Covid-19 dan tingkat keparahan perkembangan penyakit, dokter melihatnya berdasarkan usia dan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti obesitas, penyakit jantung, dan sistem kekebalan yang terganggu.

Sehingga, tes darah sederhana yang dilakukan di unit gawat darurat diharap dapat membantu memandu perawatan pasien Covid-19 dan rencana perawatan.

Tim peneliti akan terus menganalisis data ini untuk membantu dokter membuat keputusan yang lebih tepat untuk pasien Covid-19. Selain itu juga membantu rumah sakit yang mungkin membutuhkan sumber daya lebih.

"Mengingat tantangan saat ini yang dihadapi oleh pandemi, terutama untuk institusi yang menangani pasien dalam jumlah besar yang dirawat di rumah sakit, penelitian ini dapat bermanfaat bagi dokter untuk mengidentifikasi pasien yang lebih sakit dan membantu pemanfaatan sumber daya," ujar penulis studi kepada Fox News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Asimptomatik Miliki Jumlah Virus Sama dengan yang Bergejala

Pasien Covid-19 Asimptomatik Miliki Jumlah Virus Sama dengan yang Bergejala

Health | Minggu, 09 Agustus 2020 | 10:26 WIB

Pasien Covid-19 Pulih Harus Tetap di Rumah saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya

Pasien Covid-19 Pulih Harus Tetap di Rumah saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:23 WIB

Peneliti: Lingkungan dan Udara Sekitar Pasien Covid-19 Mudah Terkontaminasi

Peneliti: Lingkungan dan Udara Sekitar Pasien Covid-19 Mudah Terkontaminasi

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 22:24 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB