Peneliti: Lingkungan dan Udara Sekitar Pasien Covid-19 Mudah Terkontaminasi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 22:24 WIB
Peneliti: Lingkungan dan Udara Sekitar Pasien Covid-19 Mudah Terkontaminasi
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian dari University of Nebraska Medical Center mengamati bagaimana udara dan lingkungan terkontaminasi SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19. Studi ini telah diterbitkan di Nature Scientific Reports.

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti memeriksa permukaan dan sampel udara di 11 tempat isolasi 13 pasien poitif Covid-19.

Hasilnya, para peneliti menunjukkan bahwa berbagai permukaan terkontaminasi virus corona. Sementara saluran udara mengandung tingkat kontaminasi virus yang cukup tinggi. 

Tak hanya di ruang isolasi, pada uji sampel udara dari lorong di luar kamar pasien juga dinyatakan positif terkontaminasi virus.

Bukti ini menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 bisa menyebar luas di lingkungan pasien yang terinfeksi. 

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontaminasi virus di lingkungan dan udara juga bisa disebarkan oleh pasien dengan gejala ringan.

Hal ini yang membuat para peneliti merekomendasikan tindakan pencegahan yang sesuai standar untuk menekan penyebaran lewat udara. 

"Studi seperti ini diperlukan untuk memahami tindakan pencegahan yang tepat bagi petugas kesehatan dan orang lain yang merawat pasien," kata Joshua Santarpia, ahli patologi dan mikrobiologi dari University of Nebraska Medical Center.

"Penelitian yang sedang berlangsung ini akan terus meningkatkan pemahaman kami tentang penularan SARS-CoV-2 dan membantu mengidentifikasi cara untuk meningkatkan keamanan dalam perawatan pasien Covid-19," tambahnya.

Peneliti menyarankan untuk rutin melakukan pembersihan secara hati-hati serta melakukan disinfeksi ke berbagai permukaan, termasuk kamar mandi. Mereka juga merekomendasikan penggunaan alat pelindung diri yang memadai.

"Studi ini meningkatkan pengetahuan kami tentang stabilitas dan penyebaran SARS-CoV-2 di lingkungan dalam ruangan," kata Joanna Shisler, direktur program di Divisi Sistem Organisme Integratif NSF, Amerika. 

"Informasi tersebut dapat membantu kami memahami cara membersihkan dan menjaga kamar serta bangunan secara umum agar mengurangi kemungkinan penyebaran virus corona," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Cabut Peringatan Perjalanan Internasional Terkait Covid-19

AS Cabut Peringatan Perjalanan Internasional Terkait Covid-19

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:38 WIB

Cegukan Tak Henti Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19, Ini Kata Dokter

Cegukan Tak Henti Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19, Ini Kata Dokter

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:33 WIB

Buruan Daftar! Kuota Relawan Uji Vaksin Corona Bandung Tinggal 820 Orang

Buruan Daftar! Kuota Relawan Uji Vaksin Corona Bandung Tinggal 820 Orang

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 10:45 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB