Bandel, 60 Persen Orang Jepang dengan Gejala Flu Tetap Pergi Bekerja

Vania Rossa

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:35 WIB
Bandel, 60 Persen Orang Jepang dengan Gejala Flu Tetap Pergi Bekerja
Warga Jepang di tengah wabah Covid-19. (BBC)

Suara.com - Flu dan demam merupakan dua gejala paling umum dari Covid-19. Tapi faktanya, tak sedikit orang yang masih menganggap remeh kedua gejala ini. Buktinya saja, 60 persen warga Jepang dengan gejala flu tetap pergi berkerja.

Temuan ini didapat dari sebuah survei online yang dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Masaki Machida, asisten professor di Tokyo Medical University.

Dilansir dari Kyodo News, sebanyak 1.226 orang responden berusia antara 20 hingga 79 tahun yang tinggal di Tokyo dan daerah sekitarnya mengikuti survei ini. Hasilnya, 82 orang mengatakan bahwa mereka menderita demam dan gejala seperti flu, yang bisa saja menjadi gejala awal Covi-19.

Hasil survei online yang dilakukan pada pertengahan Mei ini selanjutnya menyebutkan bahwa 62% dari mereka yang merasa tidak enak badan tetap pergi bekerja selama periode tersebut; 17% mengatakan mereka tetap diam di rumah atau hanya keluar untuk pergi ke rumah sakit.

Selain itu, survei pun menunjukkan bahwa pegawai dari perusahaan dan para profesional yang jenis pekerjaannya tidak cocok untuk teleworking lebih mungkin untuk pergi bekerja walaupun pada 17 Februari lalu pemerintah Jepang meminta warga untuk beristirahat di rumah jika kondisi tubuh mereka kurang baik.

Ditemukan juga bahwa warga dari Ibaraki, Tochigi, Gunma – prefektur-prefektur yang tidak berbatasan dengan Tokyo – lebih cenderung pergi ke kantor bahkan dengan gejala seperti flu. Mungkin karena jumlah infeksi Covid-19 relatif rendah di wilayah tersebut pada saat itu.

“Tetap diam di rumah ketika kondisi badan kurang baik sangat penting untuk menghindari penyebaran infeksi dengan tetap melakukan aktivitas ekonomi,” kata tim yang dipimpin oleh Machida ini dalam laporan hasil survei.

Kemudian, survei juga menunjukkan bahwa 82 orang yang memiliki gejala seperti flu, 71% dari mereka tetap pergi berbelanja dan 21% makan di luar.

Sepanjang Mei dan Juni, Tokyo telah menekan kasus Covid-19 di bawah 100 kasus setiap hari, tapi kemudian kasus melonjak sejak saat itu sampai ke titik 472 kasus pada 1 Agustus. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 16.000 kasus Covid-19 telah diidentifikasi di ibu kota Jepang ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Kasus Pertama, Satu Remaja Suku Pedalaman Amazon Meninggal akibat Covid-19

Kasus Pertama, Satu Remaja Suku Pedalaman Amazon Meninggal akibat Covid-19

Health | Rabu, 15 April 2020 | 16:55 WIB

Kronologi Dua Warga Indonesia yang Terinfeksi Virus Corona

Kronologi Dua Warga Indonesia yang Terinfeksi Virus Corona

Video | Senin, 02 Maret 2020 | 15:24 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×