Kasus Pertama, Satu Remaja Suku Pedalaman Amazon Meninggal akibat Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 15 April 2020 | 16:55 WIB
Kasus Pertama, Satu Remaja Suku Pedalaman Amazon Meninggal akibat Covid-19
Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi corona Covid-19 telah merenggut nyawa lima orang pribumi Amazon di Brasil, termasuk seorang remaja lelaki berusia 15 tahun dari suku Yanomami. Padahal, suku ini rentan terhadap penyakit asing lantaran tinggal di pedalaman.

Remaja itu meninggal pada 9 April di sebuah rumah sakit di Boa Vista, ibukota negara bagian Roraima Brasil.

Bocah itu adalah anggota suku Yanomami pertama yang meninggal akibat virus corona baru. Tidak ada yang tahu pasti bagaimana ia tertular Covid-19, tetapi kelompok sukunya tinggal di dekat Sungai Uraricoera di Brasil utara, di mana hampir 10.000 penambang emas ilegal mendirikan perkemahan.

Dilansir dari Live Science, bocah tersebut juga memiliki masalah kesehatan lain sebelum tertular virus corona baru. Seperti kekurangan gizi, anemia dan malaria. Namun tidak diketahui apakah masalah kesehatan tersebut dapat membuat seseorang mengalami komplikasi Covid-19.

Awalnya dokter yang menanganinya tidak tahu bahwa bocah tersebut tertular virus corona ketika mereka awalnya merawat sang anak dengan gejala flu.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 (Shutterstock)

Orang-orang yang menghabiskan waktu bersama remaja itu pada hari-hari terakhirnya, termasuk orangtuanya, lima profesional kesehatan pribumi, seorang pilot, sekarang diisolasi dan kondisinya dipantau.

Satu jam setelah kematiannya remaja tersebut langsung dikebumikan.

Menteri kesehatan Brasil, Luiz Henrique Mandetta, mengatakan kasus bocah itu sangat mengkhawatirkan.

"Kita harus tiga kali lipat lebih berhati-hati dengan penduduk (suku asli), terutama yang memiliki sedikit kontak dengan dunia luar," tuturnya.

baca juga

Orang pribumi pertama yang dites positif Covid-19 di Brasil mengetahui diagnosisnya pada akhir Maret. Sementara mereka yang telah meninggal termasuk seorang pria tua dari Tikuna, seorang wanita dari etnis Kokama, seorang wanita tua Borari dan seorang lelaki paruh baya Mura, keduanya ini tinggal di kota dan tidak dianggap sebagai penduduk desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Mimpi Buruk atau Kena Insomnia Saat di Rumah Aja? Ini Alasannya!

Sering Mimpi Buruk atau Kena Insomnia Saat di Rumah Aja? Ini Alasannya!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 | 16:33 WIB

Pasien PDP Virus Corona RI Hari Ini Tembus 11.165 Orang

Pasien PDP Virus Corona RI Hari Ini Tembus 11.165 Orang

News | Rabu, 15 April 2020 | 16:12 WIB

Pembagian Ratusan Sembako untuk Nelayan di Tengah Laut

Pembagian Ratusan Sembako untuk Nelayan di Tengah Laut

Foto | Rabu, 15 April 2020 | 16:06 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 15 April 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 15 April 2020

Video | Rabu, 15 April 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

×