Virus Corona Terus Bermutasi, Efektifkah Vaksin yang Tengah Dibuat?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:45 WIB
Virus Corona Terus Bermutasi, Efektifkah Vaksin yang Tengah Dibuat?
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - Mutasi virus corona atau Covid-19 dilaporkan di sejumlah negara termasuk India, Jepang, dan Malaysia.

Mutasi D614G dari virus COVID-19 yang 10 kali lebih menular telah terdeteksi di Malaysia. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah, yang memperingatkan masyarakat setempat untuk lebih berhati-hati.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, jika virus corona bermutasi, lantas bagaiama nasib vaksin yang kini tengah dalam proses pembuatan? Apakah masih cukup efektif?

"Adalah normal bagi virus untuk bermutasi di berbagai negara dan bahkan di berbagai wilayah di satu negara, karena virus harus beradaptasi dengan DNA masyarakat lokal dan lingkungan setempat," kata Yang Zhanqiu, wakil direktur departemen biologi patogen di Universitas Wuhan. , kepada Global Times pada hari Senin.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Jika China gagal mengendalikan epidemi, akan ada banyak mutasi di China, kata Yang.

Suatu galur tertentu akan membentuk galur baru jika lebih dari 20 persen informasi genetiknya bermutasi, yang dapat menyebabkan vaksin saat ini kehilangan keefektifannya, tetapi kemungkinannya rendah.

Ia menjelaskan, bahwa pertama, mutasi tidak serta merta mempengaruhi lokasi target vaksin; kedua, vaksin eksperimental saat ini biasanya mencakup lebih dari satu lokasi target untuk memastikan kemanjuran, kata para ahli China, mencoba meredakan kekhawatiran publik.

Para peneliti juga dapat mengedit vaksin yang ada untuk strain baru seperti vaksin human papilloma virus (HPV) di berbagai valensi agar sesuai dengan berbagai jenis HPV, menurut para ahli.

Mutasi tidak akan mengubah kemanjuran obat, menurut Yang.

baca juga

Sebuah tim peneliti genom dari dua lembaga mengidentifikasi 73 varian baru dari jenis COVID-19 di Odisha, India, setelah melakukan pengurutan 1.536 sampel termasuk 752 sampel klinis, media India melaporkan pada hari Sabtu.

Pada 12 Agustus, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Institut Penyakit Menular Nasional Jepang juga menunjukkan bahwa, sejak akhir Mei, versi mutasi dari virus corona baru telah mengambil alih jenis virus Eropa yang sebelumnya tersebar luas di negara itu.

Sebagian besar pasien yang baru-baru ini dikonfirmasi di Jepang diyakini telah terinfeksi virus setelah mutasi, menurut media lokal.

Menghadapi mutasi yang meningkat di seluruh dunia, para ahli China menyerukan peningkatan tindakan anti-epidemi, terutama terhadap kasus-kasus impor, karena virus impor akan membuat situasi epidemi menjadi lebih rumit.

Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Menurut penelitian dan laporan media sebelumnya, virus yang mengandung mutasi Spike D614G mulai menyebar di Eropa pada awal Februari dan segera menjadi strain dominan di seluruh dunia.

Strain ini biasanya mengandung mutasi yang dapat meningkatkan transduksi virus di berbagai jenis sel manusia, termasuk sel dari paru-paru, hati dan usus besar, tetapi sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mutasi akan menyebabkan lebih banyak kasus penyakit yang parah.

Strain telah diidentifikasi dalam kasus yang ditemukan selama wabah Pasar Xinfadi di Beijing pada bulan Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seoul Diterjang Gelombang Kedua Virus Corona, Bar Ditutup Lagi

Seoul Diterjang Gelombang Kedua Virus Corona, Bar Ditutup Lagi

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:38 WIB

Studi: Steroid Bisa Menekan Kematian Pasien Covid-19 secara Signifikan

Studi: Steroid Bisa Menekan Kematian Pasien Covid-19 secara Signifikan

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:43 WIB

Pertama di Amerika, Infeksi Virus Corona pada Cerpelai Menyebabkan Kematian

Pertama di Amerika, Infeksi Virus Corona pada Cerpelai Menyebabkan Kematian

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum

Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Sudah Baikin dengan FC Twente, Mees Hilgers Telan Pil Pahit Ditempatkan di Skuat Buangan

Sudah Baikin dengan FC Twente, Mees Hilgers Telan Pil Pahit Ditempatkan di Skuat Buangan

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pidato Prabowo: 10.000 Koperasi Merah Putih Kuasai Rantai Pasok Mandiri

Pidato Prabowo: 10.000 Koperasi Merah Putih Kuasai Rantai Pasok Mandiri

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:47 WIB

4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli

4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain

Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo Pamer 121 Kebijakan Transformatif

Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo Pamer 121 Kebijakan Transformatif

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Kumuh Jadi Estetik: Transformasi Bantaran Sungai Kampung Mrican

Kumuh Jadi Estetik: Transformasi Bantaran Sungai Kampung Mrican

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Kulit Orang Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Pentingnya Perawatan Wajah yang Lebih Personal

Kulit Orang Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Pentingnya Perawatan Wajah yang Lebih Personal

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati

Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG

Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:26 WIB

×