Stres Jadi Alasan Terbesar Kenapa Kita Suka Ngemil

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:51 WIB
Stres Jadi Alasan Terbesar Kenapa Kita Suka Ngemil
Ilustrasi ngemil. (Sumber: Shuttertsock)

Suara.com - Ngemil jadi kegiatan yang disukai banyak orang. Tak selalu karena lapar, karena faktanya banyak orang ngemil sekadar mengisi waktu luang atau karena stres. Yang berbahaya, kalau ngemil jadi kebablasan, karena membuat berat badan jadi naik.

Itulah mengapa kita perlu bersikap bijak dan sadar diri saat ngemil. Banyak orang tidak sadar saat ngemil, karena mereka melakukannya sambil bekerja, menonton film, atau sambil main game. Itulah yang buruk.

"Kadang kita sibuk dengan berbagai kegiatan sambil ngemil, sambil main gadget, itulah akar permasalahannya. Kita tidak sadar apa yang sudah kita konsumsi," ujar Head of Corporate Communications Mondelez Indonesia, Khrisma Fitriasari, dalam acara #NgemilBijak beberapa waktu lalu.

Dia juga mengungkap survei di tahun 2019, bahwa orang Indonesia sangat doyan ngemil dan dilakukan tiga kali sekali. Bahkan rata-ratanya melebihi persentasi dunia 2,26 persen, di mana Indonesia 2,70 persen.

Sementara itu, menilik alasan orang Indonesia ngemil, 93 persen ternyata melakukannya untuk memperbaiki mood. Sedangkan di dunia, alasan ini hanya digunakan 76 persen orang di dunia.

"Tinggi sekali persentasenya orang-orang Indonesia menggunakan camilan untuk meningkatkan mood, untuk mendapatkan rasa nyaman, rata-rata datanya lebih tinggi daripada data global," tutur Kharisma.

Fenomena ini diamini Psikolog Klinis, Tara De Thouars, yang membenarkan adanya hubungan ngemil dengan psikologis seseorang. Kaitan antara makanan dan emosi seseorang sangat erat.

"Kalau kita di Indonesia, makanan itu menjadi salah satu cara mempererat kebersamaan, sangat penting selalu di situ ada makanan, semua dikaitkan dengan makanan," jelas Tara.

Bayangkan saja dalam suatu pesta pernikahan, ulang tahun, hingga perayaan apapun, kita selalu memikirkan menu makanan terbaik untuk mengisi acara tersebut.

baca juga

"Secara psikologis dikaitkan kepada bahwa makanan itu satu hal yang penting, harus dipikirkan. Kalau dilihat kondisi pandemi, ada istilah emosional eating, ketika menggunakan makanan sebagai pelarian dari stres," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketimbang Ayah, Ibu Bekerja di Rumah Sambil Mengurus Anak Lebih Stres!

Ketimbang Ayah, Ibu Bekerja di Rumah Sambil Mengurus Anak Lebih Stres!

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:02 WIB

Kenapa Ngemil Saat Nonton TV Bisa Bikin Berat Badan Naik?

Kenapa Ngemil Saat Nonton TV Bisa Bikin Berat Badan Naik?

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:38 WIB

Sering Tertawa Disebut Bisa Menurunkan Risiko Stres

Sering Tertawa Disebut Bisa Menurunkan Risiko Stres

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×