Produk Susu Rendah Lemak Disebut Bisa Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:45 WIB
Produk Susu Rendah Lemak Disebut Bisa Mengontrol Tekanan Darah Tinggi
Susu rendah lemak. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi produk susu rendah lemak dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Melansir dari Express, studi dari Belanda tersebut meneliti 2.255 orang berusia di atas 55 tahun atau lebih. Para peserta dianalisa untuk melihat efek konsumsi produk susu dan pengurangan risiko yang terkait dengan hipertensi.

Mereka yang terlibat dalam penelitian akan dikategorisasikan dengan lima jenis konsumsi produk susu yang berbeda. Produk susu yang diuji dalam studi ini berupa produk susu rendah lemak, produk susu tinggi lemak, susu dan produk susu biasa, keju dan makanan produk keju, serta produk susu fermentasi.

Pada akhir penelitian menunjukkan bahwa kelompok dengan konsumsi produk susu rendah lemak memiliki risiko hipertensi yang jauh lebih rendah selama dua tahun daripada kelompok lainnya.

Kemudian para peserta ini ditindaklanjuti lagi setelah enam tahun dan tercatat bahwa pengurangan risiko darah tinggi lebih rendah secara signifikan.

"Konsumsi susu dan produk susu tampaknya terkait dengan menjaga tekanan darah tetap rendah, sedangkan mengonsumsi keju dan produk keju tidak menunjukkan pengaruh," catat Blood Pressure UK.

Situs kesehatan tersebut menambahkan bahwa sejumlah penelitian telah menunjukkan hubungan antara produk susu dan tekanan darah. Ada banyak teori yang menyatakan bahwa bahan aktif dalam produk susu yang dapat berupa protein, peptida, mineral seperti kalsium, magnesium atau kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah. 

Tekanan darah tinggi sendiri merupakan kondisi umum yang dialami banyak orang. Kondisi ini membuat penderitanya berisiko terkena stroke atau serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria dengan Pendapatan Tinggi Lebih Berisiko Terkena Hipertensi, Kok Bisa?

Pria dengan Pendapatan Tinggi Lebih Berisiko Terkena Hipertensi, Kok Bisa?

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 20:00 WIB

Obat Tekanan Darah Bisa Bantu Pasien Virus Corona, Ini Temuan Peneliti

Obat Tekanan Darah Bisa Bantu Pasien Virus Corona, Ini Temuan Peneliti

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 15:09 WIB

Meski Umumnya Sehat, Yogurt Berperasa Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

Meski Umumnya Sehat, Yogurt Berperasa Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 07:07 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB