Minuman Soda Bisa Bikin Lebih Agresif, Anak dan Remaja Perlu Batasi Asupan

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 13:07 WIB
Minuman Soda Bisa Bikin Lebih Agresif, Anak dan Remaja Perlu Batasi Asupan
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Minuman soda begitu digemari. Sensasinya yang menyegarkan membuat ia menjadi salah satu minuman favorit banyak orang, tak terkecuali anak-anak dan remaja.

Namun, minuman soda juga diketahui mengandung banyak gula dan kalori, sehingga konsumsinya pun perlu dibatasi. Bahkan menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Alabama di Birmingham, menemukan bahwa konsumsi soda dapat memicu perilaku agresif pada remaja.

Dilansir dari Medical Daily, beberapa remaja mendapatkan sebanyak 10% kalori mereka dari soda dan seperlima dari semua siswa sekolah menengah meminumnya, kata para peneliti. Pola konsumsi ini dapat menyebabkan obesitas dan pradiabetes.

Tapi untuk studi ini, para peneliti yang dipimpin oleh Sylvie Mrug, PhD, melihat tren yang berkembang dalam masalah emosional pada remaja terkait dengan seberapa banyak soda yang mereka konsumsi.

Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Sebenarnya tren ini bukanlah hal baru. Sebelumnya sudah ada studi yang mengaitkan banyak minum soda dengan agresif, hiperaktif, depresi, dan perilaku bunuh diri.

Namun penlitian yang dilakukan Dr. Mrug cukup berbeda. Alih-alih melihat sekelompok remaja dari berbagai usia sekaligus, dia dan timnya mengikuti sekelompok sekitar 5.000 remaja selama 7 tahun, dimulai saat mereka di kelas lima, pada tahun 2004.

Para peneliti memeriksa peserta studi pada tahun 2007 dan 5 tahun kemudian.

Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa sementara remaja (usia 11 hingga 13) minum lebih banyak soda daripada remaja (hingga usia 16), minum soda di setiap usia sejalan dengan peningkatan perilaku agresif.

Tidak hanya itu, minum banyak soda pada usia 13 tahun, bisa memprediksi perilaku yang lebih agresif pada usia 16 tahun.

baca juga

Hubungan antara soda dan agresi pada anak-anak sendiri lebih kuat daripada prediktor agresi lainnya, seperti jenis kelamin, penggunaan narkoba, dan perceraian.

Namun para peneliti sepakat untuk melakukan lebih banyak penelitian, di mana mereka perlu melihat diet dan konsumsi minuman manis lainnya. Laporan dari teman dan keluarga anak-anak tentang perilaku mereka dari waktu ke waktu pun diperlukan.

Terlepas dari hasil penelitian ini, Dr. Mrug dan rekan peneliti menyarankan remaja untuk membatasi soda. Sebab, hal itu dapat membuat mereka lebih sehat baik luar dan dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Ditiru, Ini Jadinya Jika 10.000 Liter Coca-cola dicampur Baking Soda

Jangan Ditiru, Ini Jadinya Jika 10.000 Liter Coca-cola dicampur Baking Soda

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:45 WIB

Baking Soda Disebut Bisa Hilangkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Baking Soda Disebut Bisa Hilangkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 17:34 WIB

Tips Mengolah Daging Sapi Biar Empuk: Pakai Baking Soda

Tips Mengolah Daging Sapi Biar Empuk: Pakai Baking Soda

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:29 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×