Kenali! Bau Mulut hingga Urine Menyengat Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 31 Agustus 2020 | 06:35 WIB
Kenali! Bau Mulut hingga Urine Menyengat Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan
Ilustrasi bau kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Bau di salah satu bagian badan memang umumnya normal. Namun aroma tertentu, seperti bau badan hingga urine yang menyengat rupanya bisa menjadi tanda masalah kesehatan

Melansir dari Express, berikut beberapa jenis bau di tubuh yang menjadi tanda suatu penyakit:

Bau Badan

Meskipun sebagian bau badan normal, bau yang sangat kuat bisa jadi merupakan tanda penyakit kulit hingga masalah hati.

"Infeksi kulit dapat muncul dengan bau busuk," kata dokter Jenniffer Stagg, seorang naturophatic dan pendiri Whole Health Wellness Center in Avon,Connecticut. 

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi pria dengan bau badan. (shutterstock)

"Gangren, yang merupakan jaringan kulit memiliki salah satu bau yang paling menyengat dan berbau seperti daging yang membusuk," imbuhnya. 

"Masalah kesehatan organ dalam juga dapat menyebabkan bau badan yang tidak sedap, seperti penyakit hati dan ginjal serta hipertiroidisme," imbuhnya. 

Bau Kaki

Jika kaki seseorang terus-menerus bau, kondisi tersebut bisa menjadi tanda infeksi jamur. Menurut American Podiatric Medical Association, jika seseorang memiliki kulit kering dan bersisik di sekitar jari-jari kaki dengan lecet, itu mungkin tanda kutu air. Selain itu, kutu air yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi bakteri seperti selulitis.

baca juga

Alas kaki yang terbuat dari bahan sintetis yang tidak meresap udara dapat menghambat penguapan keringat dan meningkatkan lingkungan lembap. Kelembapan ini yang kemudian menjadi tempat ideal bertumbuhnya bakteri dan jamur. 

Bau Urin Menyengat

Jika bau urin terasa lebih menyengat mirip bau kimiawi, itu bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih. Ketika bakteri seperti E. coli memasuki saluran kemih dan uretra, bakteri tersebut berkembang biak di kandung kemih. Hal ini menyebabkan infeksi dan bau menyengat pada urin. 

Bau mulut

Jika napas Anda berbau logam, mungkin ada bakteri yang tumbuh di bawah garis gusi. Hal inilah yang dapat menyebabkan peradangan dan bahkan infeksi.

Dalam medis, kondisi peradangan ini disebut dengan periodontitis. Masalah mulut ini sangat mungkin terjadi pada perokok atau mereka yang tidak menyikat dan membersihkan gigi secara teratur.

Ilustrasi bau mulut [shutterstock]
Ilustrasi bau mulut [shutterstock]


Perlu diketahui, penyakit gusi juga bisa terjadi karena faktor keturunan. 

"Penyakit pada umumnya mengubah keseimbangan bahan kimia dalam tubuh," jelas Dr William Hanson, profesor anestesiologi.

"Bahan kimia tersebut dapat memicu perubahan kecil pada bau napas, urin, dan cairan tubuh lainnya," katanya kemudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker Terus Menerus Bisa Memicu Bau Mulut? Ini Kata Dokter

Pakai Masker Terus Menerus Bisa Memicu Bau Mulut? Ini Kata Dokter

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 10:52 WIB

Keringat Bikin Bau Badan? Atasi dengan 5 Tips Berikut!

Keringat Bikin Bau Badan? Atasi dengan 5 Tips Berikut!

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 06:47 WIB

Dahak Berwarna Hijau Atau Kuning, Waspadai Penyakit Berbahaya Ini

Dahak Berwarna Hijau Atau Kuning, Waspadai Penyakit Berbahaya Ini

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:45 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×