Dahak Berwarna Hijau Atau Kuning, Waspadai Penyakit Berbahaya Ini

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:45 WIB
Dahak Berwarna Hijau Atau Kuning, Waspadai Penyakit Berbahaya Ini
Ilustrasi perempuan menderita flu dan batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Saat tengah flu atau batukm banyak orang sering mengeluarkan dahak dari tenggorokannya. Dahak adalah sejenis lendir yang dibuat di dada Anda.

Seorang biasanya tidak mengeluarkan dahak dalam jumlah yang nyata kecuali jika Anda sedang pilek atau memiliki masalah kesehatan lain yang mendasarinya.

Saat Anda batuk berdahak, cairan yang biasanya keluar itu disebut dahak. Anda mungkin melihat dahak berwarna berbeda dan bertanya-tanya apa arti warna-warna itu.

Salah satu warna dahak yang paling umum ialah hijau atau kuning. Lantas apa artinya jika memiliki dahak dengan warna tersebut?

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Dilansir dari Healthline, jika Anda melihat dahak berwarna hijau atau kuning, biasanya itu adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi. Warnanya berasal dari sel darah putih.

Pada awalnya, Anda mungkin melihat dahak kuning yang kemudian berkembang menjadi dahak hijau. Perubahan terjadi dengan tingkat keparahan dan lamanya penyakit potensial.

Dahak berwarna hijau atau kuning biasanya disebabkan oleh:

Bronkitis: Ini biasanya dimulai dengan batuk kering dan akhirnya mengeluarkan dahak bening atau putih. Seiring waktu, Anda mungkin mulai batuk berdahak kuning dan hijau. Ini adalah tanda bahwa penyakit dapat berkembang dari virus menjadi bakteri. Batuk bisa bertahan hingga 90 hari.

Pneumonia: Ini biasanya merupakan komplikasi dari masalah pernapasan lainnya. Dengan pneumonia, Anda mungkin batuk berdahak yang berwarna kuning, hijau, atau terkadang berdarah. Gejala Anda akan bervariasi berdasarkan jenis pneumonia yang Anda alami. Batuk, demam, menggigil, dan sesak napas adalah gejala umum pada semua jenis pneumonia.

baca juga

Sinusitis: Ini juga dikenal sebagai infeksi sinus. Virus, alergi, atau bahkan bakteri dapat menyebabkan kondisi ini. Jika disebabkan oleh bakteri, Anda mungkin melihat dahak berwarna kuning atau hijau, hidung tersumbat, postnasal drip, dan tekanan pada rongga sinus Anda.

Cystic fibrosis: Ini adalah penyakit paru-paru kronis di mana lendir menumpuk di paru-paru. Penyakit ini sering menyerang anak-anak dan dewasa muda. Ini dapat menyebabkan berbagai warna dahak dari kuning ke hijau hingga coklat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Area Munculnya Jerawat Bisa Jadi Tanda Penyakit Tertentu

Area Munculnya Jerawat Bisa Jadi Tanda Penyakit Tertentu

Health | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 05:05 WIB

Benarkah Batuk Bisa Jadi Tanda Suatu Penyakit? Ahli Ungkap Faktanya

Benarkah Batuk Bisa Jadi Tanda Suatu Penyakit? Ahli Ungkap Faktanya

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 10:46 WIB

Cegah Kena Penyakit Ginjal Seperti Glenn Fredly, Ini Panduan dari Kemenkes

Cegah Kena Penyakit Ginjal Seperti Glenn Fredly, Ini Panduan dari Kemenkes

Health | Kamis, 09 April 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×