Rekam Video Mukbang Anaknya yang Obesitas, Orangtua Dapat Kecaman Publik

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 31 Agustus 2020 | 12:06 WIB
Rekam Video Mukbang Anaknya yang Obesitas, Orangtua Dapat Kecaman Publik
Mukbang anak di China (Oddity Central)

Suara.com - Sepasang suami istri asal China mendapat kecaman setelah merekam video mukbang putri mereka yang mengalami masalah obesitas, kemudian mengunggahnya di media sosial Tiongkok.

Dilansir Oddity Central, dalam video yang direkam oleh orangtuanya tersebut, si bocah yang dijuluki Pei Qi ini terlihat melahap sepiring penuh makanan. Menurut publik China, video tersebut adalah bentuk pelecehan dan eksploitasi.

Kedua orangtua Pei Qi dianggap menjadikan si bocah yang masih berusia tiga tahun sebagai 'sapi perah' demi mendapatkan keuntungan sendiri. Apalagi, hanya demi konten, orangtuanya mendorong anak mereka makan makanan yang tidak sehat.

Orangtua Pei Qi menyangkal tuduhan tersebut, mereka mengatakan bahwa putri mereka memiliki nafsu makan yang tidak biasa, tetapi tetap sehat.

"Video kami tidak hanya menyertakan dia makan, juga (memperlihatkan) dia menurunkan berat badan dan menari. Dia anak kandung saya, kenapa saya sengaja memberinya makan sebanyak itu? Dia selalu menjadi anak yang besar," kata ibu gadis itu kepada wartawan. 

Sementara ayahnya membantah melakukan eksploitasi demi keuntungan pribadi. Ia mengaku masih memiliki pekerjaan dan tidak kekurangan uang. "Kami memang mendapat sedikit untung, mungkin beberapa ratus yuan, tapi itu hanya angka bagi kami," ungkapnya.

Mencoba menjelaskan berat badan Pei Qi yang berlebihan, ibunya, yang bermarga Tan, mengatakan bahwa gadis kecilnya sudah terlahir besar dengan berat 4,5 kilogram. 

Menurut media Tiongkok, saat ini Pei Qi memiliki berat sekitar 35 kilogram, jauh lebih berat daripada kebanyakan anak seusianya. Ibunya mengatakan itu terjadi karena Pei Qi sangat suka sekali makan, tetapi tidak suka olahraga.

Karena keributan yang terjadi, platform video Tiongkok ixigua.com akhirnya menghapus kanal dan video milik Pei Qi yang kontroversial tersebut. Mereka membuat keputusan untuk menutup akun Pei Qi setelah menerima banyak keluhan dari publik terkait dugaan pelecehan anak.  

baca juga

Video Pei Qi diyakini terinspirasi oleh mukbang, sebuah tayangan asal Korea Selatan, di mana seseorang akan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sambil berinteraksi dengan penontonnya secara online.  

Presiden China, Xi Jinping baru-baru ini mengkritik tayangan tersebut sebagai pemborosan dan banyak saluran mukbang terkemuka telah dihapus di negara itu.

Sebuah organisasi resmi yang melindungi hak dan kesejahteraan wanita dan anak-anak China melakukan penyelidikan resmi atas kasus Pei Qi.  Sementara itu, masyarakat umum tampaknya sudah menentukan siapa yang harus disalahkan.

"Ini pelecehan anak! Beberapa orang tidak pantas menjadi orangtua. Ini membuatku sangat marah!," kata seseorang.

“Para orang tua menggunakan anak itu sebagai 'sapi perah'. Mereka sama sekali tidak peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan anak!," kata orang lain menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Ahli: Risiko Kecelakaan Lebih Tinggi daripada Covid-19 pada Anak, Benarkah?

Ahli: Risiko Kecelakaan Lebih Tinggi daripada Covid-19 pada Anak, Benarkah?

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:40 WIB

Perjuangan Penjual Tisu, Videonya Kayuh Sepeda Hanya Satu Kaki Viral

Perjuangan Penjual Tisu, Videonya Kayuh Sepeda Hanya Satu Kaki Viral

Jogja | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:40 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×