Belajar dari Reza Artamevia, Mengapa Orang Sulit Lepas dari Sabu?

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 06 September 2020 | 18:42 WIB
Belajar dari Reza Artamevia, Mengapa Orang Sulit Lepas dari Sabu?
Penyanyi Reza Artamevia saat memberikan keterangan kepada awak media usai dirinya kembali ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Artis Reza Artamevia kembali terjerat kasus narkoba. Ia mengaku sudah empat bulan belakangan mongonsumsi sabu. Pandemi virus corona dijadikan alasan baginya untuk mengonsumsi narkoba tersebut.

Ini bukan kali pertama Reza Artamevia mesti terjerumus kasus narokoba. Pada 2016, ia diamankan bersama guru spiritualnya, Aa Gatot Brajamusti saat berada di hotel Kawasan Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Pertanyaannya kemudian, mengapa orang sulit lepas dari sabut?

Dilansir dari Healthline, sabu atau juga dikenal amfetamin adalah sejenis stimulan. Mereka mengobati gangguan attention deficit hyperactivity dan narkolepsi, gangguan tidur. Kadang kala juga digunakan oleh profesional medis untuk mengobati gangguan lain.

Penyanyi Reza Artamevia kembali ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penyanyi Reza Artamevia kembali ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dextroamphetamine dan methamphetamine adalah dua jenis amfetamin. Terkadang mereka dijual secara ilegal.

Baik amfetamin yang diresepkan maupun yang dijual di jalan dapat disalahgunakan dan menyebabkan gangguan penggunaan. Metamfetamin adalah amfetamin yang paling sering disalahgunakan.

Ketergantungan pada amfetamin, sejenis gangguan penggunaan stimulan, terjadi saat Anda membutuhkan obat agar berfungsi setiap hari. Anda akan mengalami gejala putus obat jika Anda tergantung dan tiba-tiba berhenti menggunakan obat tersebut.

Menggunakan sabu secara sering dan dalam waktu lama dapat menyebabkan ketergantungan. Beberapa orang menjadi tergantung lebih cepat dari yang lain.

Anda mungkin menjadi ketergantungan jika menggunakan obat ini tanpa resep. Anda juga bisa menjadi ketergantungan jika Anda mengambil lebih dari yang ditentukan.

baca juga

Bahkan mungkin mengembangkan gangguan penggunaan jika Anda mengonsumsi amfetamin sesuai petunjuk dokter Anda.

Gangguan penggunaan amfetamin bisa jadi sulit diobati. Anda mungkin kambuh setelah pengobatan dan mulai menggunakan amfetamin lagi.

Berpartisipasi dalam program pengobatan 12 langkah dan mendapatkan konseling individu dapat mengurangi kemungkinan Anda kambuh dan meningkatkan peluang Anda untuk pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reza Artamevia Positif Amfetamin, Ketahui Bahaya Penggunaannya!

Reza Artamevia Positif Amfetamin, Ketahui Bahaya Penggunaannya!

Health | Minggu, 06 September 2020 | 13:32 WIB

Isi Waktu Kosong Konsumsi Sabu, Reza Artamevia Terancam 12 Tahun Penjara

Isi Waktu Kosong Konsumsi Sabu, Reza Artamevia Terancam 12 Tahun Penjara

Jabar | Minggu, 06 September 2020 | 11:54 WIB

Penampakan Reza Artamevia Berbaju Tahanan

Penampakan Reza Artamevia Berbaju Tahanan

Foto | Minggu, 06 September 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×