10 Penyebab Lapar Tengah Malam: Obesitas Hingga Kurang Tidur

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 24 September 2020 | 05:45 WIB
10 Penyebab Lapar Tengah Malam: Obesitas Hingga Kurang Tidur
ilustrasi lapar tengah malam. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian orang bisa mengalami lapar tengah tengah malam. Apa yang kira-kira penyebabnya?

Rasa lapar sebenarnya dorongan yang alami terjadi. Tubuh manusia umumnya tahu kapan waktunya makan dan kapan waktunya tidur.

Jika Anda terbangun di tengah malam karena rasa lapar, kemungkinan tubuh tidak mendapatkan apa yang dibutuhkannya.

Tubuh masih membakar kalori saat kita tidur, tetapi kecuali jika memiliki kondisi medis yang memerlukan perawatan, perut tidak boleh kelaparan di malam hari.

Ada banyak alasan mengapa bisa terbangun dengan rasa lapar di malam. Seringkali itu dikaitkan dengan gaya hidup.

Tetapi obat-obatan dan kondisi lain juga bisa menjadi penyebabnya. Dikutip dari Healthline, ini penyebab lapar di tengah malam.

1. Makan berlebihan sebelum tidur

Mengonsumsi makanan, terutama yang tinggi pati dan gula, sebelum tidur menyebabkan lonjakan gula darah.

Pankreas kemudian melepaskan hormon insulin yang memberi tahu sel untuk menyerap gula darah. Ini menyebabkan kadar gula darah turun, menyebabkan rasa lapar.

baca juga

Selain itu, studi menunjukkan bahwa makan di malam hari umumnya kurang mengenyangkan dibandingkan dengan makan di pagi hari.

Para ilmuwan merekomendasikan untuk hanya mengonsumsi camilan kecil yang padat nutrisi kurang dari 200 kalori tepat sebelum waktu tidur.

Misalnya, minuman kaya protein sebelum tidur telah terbukti memuaskan rasa lapar dan meningkatkan metabolisme ketika bangun pagi.

2. Kurang tidur

Kurang tidur dikaitkan dengan kontrol gula darah yang buruk. Bahkan hanya beberapa malam tanpa tidur dapat memengaruhi kadar gula darah.

Kurang tidur telah dikaitkan dengan tingkat ghrelin yang lebih tinggi, hormon yang bertanggung jawab untuk menghasilkan rasa lapar.

Usahakan untuk tidur enam hingga delapan jam setiap malam untuk mencegah masalah ini.

3. Sindrom pramenstruasi (PMS)

PMS adalah suatu kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan dan perilaku fisik, biasanya tepat sebelum haid dimulai.

Ini diyakini disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Mengidam makanan, terutama camilan manis, adalah gejala yang umum terjadi.

4. Pengobatan

Obat-obatan tertentu diketahui bisa meningkatkan nafsu makan, yang bisa membuat terbangun dengan perut keroncongan.

Obat-obatan bisa berupa antidepresan, antihistamin, steroid, obat migrain, beberapa obat diabetes seperti insulin, antipsikotik, dan obat antiseizure.

5. Haus

Haus sering disalahartikan sebagai rasa lapar. Dehidrasi bisa membuat tubuh lesu.

Jika Anda terbangun dengan rasa lapar, cobalah minum segelas besar air dan tunggu beberapa menit untuk merasakan apakah keinginan untuk makan telah hilang.

6. Stres

Nafsu makan beberapa orang biasanya akan meningkat ketika sedang stres. Saat tingkat stres meningkat, tubuh sebenarnya sedang melepaskan hormon tertentu seperti kortisol.

Yoga, meditasi, dan latihan pernapasan adalah cara yang bagus untuk mengurangi stres dan lonjakan gula darah setelah makan.

7. Obesitas

Olahraga membantu mengontrol lonjakan gula darah. Kadar gula darah turun saat otot menyerap gula dari darah.

Tetapi jika berolahraga secara intens di malam hari, kemungkinan membuat gula darah turun terlalu rendah dan sulit membuat tubuh kenyang sepanjang malam.

Pastikan Anda mendapatkan cukup makanan saat makan malam atau pertimbangkan untuk makan camilan berprotein tinggi setelah berolahraga berat.

Juga minum lebih banyak air setelah berolahraga untuk menghindari dehidrasi.

8. Sindrom makan malam (NES)

NES merupakan kelainan pola makan yang menyebabkan kurang nafsu makan di pagi hari tetapi dorongan untuk makan di malam hari lebih tinggi.

Tidak banyak yang diketahui tentang apa yang menyebabkan sindrom makan malam, tetapi para ilmuwan berspekulasi bahwa itu ada hubungannya dengan tingkat melatonin yang lebih rendah di malam hari.

Orang dengan kondisi ini juga memiliki leptin yang lebih rendah, yang merupakan penekan nafsu makan alami tubuh dan masalah lain dengan sistem respons stres tubuh.

NES tidak selalu dikenali oleh dokter dan tidak ada pilihan pengobatan khusus.

9. Kehamilan

Banyak wanita mengalami kenaikan nafsu makan selama kehamilan. Bangun dengan rasa lapar kemungkinan besar bukan alasan untuk khawatir, tetapi Anda harus memastikan makan larut malam tidak membuat berat badan naik terlalu banyak.

Makanlah makan malam yang sehat dan jangan tidur dalam keadaan lapar.

Camilan berprotein tinggi atau segelas susu hangat dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam.

Rasa lapar pada malam hari saat hamil bisa jadi merupakan gejala diabetes gestasional, yaitu peningkatan gula darah saat hamil.

10. Kondisi kesehatan lainnya

Beberapa kondisi kesehatan dapat berdampak besar pada nafsu makan, terutama gangguan metabolisme.

Obesitas, diabetes, dan hipertiroidisme diketahui menyebabkan masalah dengan pengendalian nafsu makan.

Diabetes menyebabkan kesulitan mengatur kadar gula darah. Pada diabetes tipe 2 misalnya, sel tidak merespons insulin dan gula beredar di dalam darah.

Akibatnya tubuh tidak pernah mendapatkan energi yang dibutuhkannya dan terus merasa lapar.

Sedangkan obesitas juga dapat membuat tubuh lebih sulit menggunakan insulin dan mengontrol kadar gula darah.

Nafsu makan yang meningkat juga merupakan salah satu gejala hipertiroidisme yang paling umum, yang terjadi ketika tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tetraiodothyronine (T4) dan triiodothyronine (T3).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling

Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Tak Cuma Soal Pola Makan, Ini yang Membuat Berat Badan Sulit Turun

Tak Cuma Soal Pola Makan, Ini yang Membuat Berat Badan Sulit Turun

Health | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur

Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian

Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa

Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Dokter Sebut Lemak di Dalam Rongga Perut Paling Berbahaya dari Bagian Tubuh Lain, Kenapa?

Dokter Sebut Lemak di Dalam Rongga Perut Paling Berbahaya dari Bagian Tubuh Lain, Kenapa?

Health | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Pengaruh Stres Kurang Tidur terhadap Flek Hitam di Wajah, Benarkah Bisa Memicu?

Pengaruh Stres Kurang Tidur terhadap Flek Hitam di Wajah, Benarkah Bisa Memicu?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

×