Ingin Kontrol Gula Darah? Hindari 5 Minuman Ini

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 29 September 2020 | 14:42 WIB
Ingin Kontrol Gula Darah? Hindari 5 Minuman Ini
Ilustrasi es teh. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi penderita diabetes atau prediabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi salah satu kunci agar kondisi kesehatan tetap terkendali. Oleh karena itu, pola hidup sehat seperti asupan perlu diperhatikan. 

Melansir dari Healthline, ada beberapa asupan tinggi gula yang sebaiknya Anda hindari atau kurangi seperti beberapa minuman ini, antara lain:

1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda menjadi salah satu minuman manis yang pelu Anda hindari. Pada dasarnya minuman jenis ini sangat sangat tinggi karbohidrat. Sebagai contoh, dalam satu kaleng cola 354 ml mengandung 38,5 gram karbohidrat. 

Selain itu, minuman bersoda juga sarat dengan fruktosa yakni pemanis yang sangat terkait dengan resistensi insulin dan diabetes. Kadar fruktosa yang tinggi dalam minuman bergula dapat menyebabkan perubahan metabolisme di mana dapat meningkatkan lemak perut dan kadar kolesterol serta trigliserida.

2. Yoghurt Berperasa

Yoghurt tanpa perasa memang bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Namun, yoghurt berperasa nyatanya malah mengandung karbohidrat dan gula. 

Yogurt berperasa biasanya dibuat dari susu tanpa lemak atau rendah lemak dan sarat dengan karbohidrat serta gula. Faktanya, 1 cangkir yogurt rasa buah mengandung hampir 31 gram gula. Oleh karena itu, daripada memilih yogurt bergula tinggi maka pilihlah yogurt susu murni tanpa gula yang kaya manfaat. 

Yogurt stroberi. (Shutterstock)
Yogurt stroberi. (Shutterstock)


3. Jus Buah Kemasan

baca juga

Meskipun jus buah sering dianggap sebagai minuman sehat, namun pengaruhnya terhadap kenaikan gula darah mirip dengan soda dan minuman manis lainnya. Misalnya, 8 ons (250 mL) soda dan jus apel masing-masing mengandung 22 hingga 24 gram gula. Satu porsi jus anggur yang menyediakan 35 gram gula.

Sama halnya dengan minuman yang dimaniskan dengan gula, jus buah juga mengandung fruktosa. 

4. Susu coklat

Susu coklat adalah susu yang telah diberi rasa coklat dan dimaniskan dengan gula. Susu pada dasarnya memang minuman yang sangat bergizi dan menjadi sumber nutrisi yang kaya untuk kesehatan tulang, termasuk kalsium dan protein.

Namun, segelas susu coklat 230 ml mengandung gula tambahan 11,4 gram atau  setara dengan 2,9 sendok teh.

5. Es teh manis

Orang Indonesia sering kali minum es teh manis usai makan. Padahal sebagian besar es teh terutama yang kemasan setidaknya mengandung sekitar 35 gram gula per 340 ml. Kandungan gula dalam es teh manis hampir sama dengan sebotol Cola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Sebut Obat Antidiabetes Empagliflozin Baik Bagi Pasien Gagal Jantung

Studi Sebut Obat Antidiabetes Empagliflozin Baik Bagi Pasien Gagal Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 07:10 WIB

Sarapan Susu, Solusi Mudah Kontrol Gula Darah Seharian

Sarapan Susu, Solusi Mudah Kontrol Gula Darah Seharian

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 18:45 WIB

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×