Bernarkah Hormon Stres Bisa Meningkatkan Berat Badan?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 08:01 WIB
Bernarkah Hormon Stres Bisa Meningkatkan Berat Badan?
ILUSTRASI. Timbangan berat badan. (Shutterstock)

Suara.com - Kortisol atau yang sering disebut dengan hormon stres mungkin bisa menjadi salah satu peningkat berat badan. Produksi dan pelepasannya diatur oleh kelenjar pituitari dan hipotalamus yang terletak di otak Anda.

Dalam kaitannya dengan berat badan, melansir dari Healthline, regulasi hormon menjadi hal yang cukup berpengaruh dalam peningkatan berat badan, termasuk hormon kortisol.

Tingkat hormon kortisol yang tinggi dapat mendorong makan berlebihan. Memang, kenaikan kecil kadar kortisol dalam merespon stres terbilang normal. Namun, dalam kasus tertentu kadar kortisol bisa tetap meningkat secara kronis.

Hal ini biasanya terjadi karena stres akut atau kondisi lain seperti sindrom Cushing yang menyebabkan kadar kortisol dalam darah tetap tinggi. Ketika kadar kortisol tetap tinggi, beberapa efek samping yang bisa terjadi antara lain:

  • Penambahan berat badan
  • Tekanan darah tinggi
  • Kelelahan
  • Perubahan suasana hati
  • Sifat lekas marah
  • Wajah memerah
  • Kulit menipis
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Resistensi insulin
  • Ketika mengalami stres kronis sering kali membuat seseorang mengonsumsi makanan tak sehat. 


Satu studi pada 59 wanita sehat menemukan hubungan antara peningkatan kadar kortisol dan peningkatan nafsu makan yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan berat badan

Selain itu, penelitian lain juga menemukan hubungan antara respons kortisol yang lebih tinggi dan jumlah lemak perut yang juga lebih tinggi pada 172 pria dan wanita. Hal ini menunjukkan bahwa kortisol yang lebih tinggi dapat menyebabkan makan berlebih.

ilustrasi stres
ilustrasi stres


Meskipun demikian, tingkat stres dan kortisol tidak selalu berhubungan langsung. Sehingga stres tak selalu bisa meningkatkan berat badan.

Hormon kortsol pada dasarnya adalah salah satu hormon penting dalam tubuh, selain membantu merespons stres peran kartisol lainnya adalah: 

  • Meningkatkan gula darah
  • Mengurangi peradangan
  • Menekan sistem kekebalan
  • Membantu metabolisme nutrisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Diet, Berat Badan Tak Kunjung Turun? Mungkin ini 4 Alasannya

Sudah Diet, Berat Badan Tak Kunjung Turun? Mungkin ini 4 Alasannya

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 16:41 WIB

Teknologi Timbangan Berat Badan Ideal dengan Sensor Suara

Teknologi Timbangan Berat Badan Ideal dengan Sensor Suara

Your Say | Jum'at, 25 September 2020 | 15:36 WIB

Olahraga Sore atau Pagi, Mana yang Lebih Baik untuk Turunkan Berat Badan?

Olahraga Sore atau Pagi, Mana yang Lebih Baik untuk Turunkan Berat Badan?

Health | Kamis, 24 September 2020 | 11:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB