alexametrics

Jangan Anggap Sepele, Ini Peran Vital Caregiver Bagi Pasien Kanker

Bimo Aria Fundrika | Luthfi Khairul Fikri
Jangan Anggap Sepele, Ini Peran Vital Caregiver Bagi Pasien Kanker
ilustrasi caregiver. (Shutterstock)

Sayangnya tidak banyak yang tahu peran dan tugas utama dari caregiver secara profesional.

Suara.com - Peran caregiver bagi para pengidap kanker bisa dibilang sangat vital. Beberapa diantaranya untuk membantu menjaga kesejahteraan fisik dan emosional para pejuang kanker.

Sayangnya tidak banyak yang tahu peran dan tugas utama dari caregiver secara profesional. Padahal hal itu bisa membantu keluarga, terutama pasien dalam menjalani hari-hari. 

Spesialis Penyakit Dalam Hematologi & Onkologi Medik, DR. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM mengungkapkan beberapa hal yang perlu Anda ketahui saat menjadi caregiver penderita kanker, diantaranya:

1. Caregiver jadi jembatan antara pasien dengan dokter

Baca Juga: Perubahan Bentuk Jari Bisa Jadi Tanda Kanker Paru dan 4 Terpopuler Lainnya

Beberapa penderita kanker mungkin sulit memahami penjelasan dokter terkait pengobatan yang dijalani. Dalam posisi ini caregiver berperean menjadi orang kepercayaan pasien untuk mendapat informasi terkait kondisi terbarunya.

Ilustrasi perawat. (Shutterstock)
Ilustrasi perawat. (Shutterstock)

Seorang caregiver juga perlu sering melakukan konsultasi dengan dokter. Kemudian, mereka  juga harus bisa menyampaikan informasi tersebut dengan cara yang mudah dipahami dan dimengerti secara baik kepada pasien.

2. Caregiver mampu menyaring informasi

Di era digital ini banyak informasi menyesatkan terkait pengobatan kanker, seperti pengobatan alternatif atau suplemen yang belum jelas manfaatnya. Karena itu, seorang caregiver sebaiknya mengikuti informasi terkini dan membantu pasien memfilter informasi tersebut.

 3. Caregiver menjadi pendengar baik

Baca Juga: Selain Rokok, Hirup Asap Ini Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru

Ilustrasi perawat (Unsplash)
Ilustrasi perawat (Unsplash)

Pasien kanker pasti akan merasa terpuruk di tahun pertama setelah diagnosis. Mereka akan menghadapi banyak tantangan, mulai dari beban mental, dan psikososial. Di sinilah peran caregiver yang sangat diperlukan.

Caregiver sebaiknya bisa memposisikan diri sebagai teman curhat ataupun pendengar yang baik. Buatlah pasien nyaman dan dengarkan keluh kesah mereka dengan sabar. Dengan begitu mereka akan menjadi lebih terbuka.

4. Caregiver bantu masukan pasien bergabung dengan kelompok kanker

Bergabung dengan kelompok kanker bisa membuat pasien termotivasi. Karena para penyintas kanker adalah support sistem ideal bagi pasien. Mereka juga memiliki empati yang tinggi karena pernah berada di posisi yang sama.

Komentar