Kanker Kambuh, Pasien Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal Dunia

Rabu, 30 September 2020 | 18:16 WIB
Kanker Kambuh, Pasien Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal Dunia

Suara.com - Timothy Ray Brown, pasien pertama yang diketahui telah sembuh dari HIV meninggal dunia di California setelah penyakit kanker yang dideritanya kambuh.

Menyadur Today Online, Rabu (30/9/2020), Brown yang lahir pada 11 Maret 1966 dikenal sebagai "Pasien Berlin" setelah jadi orang pertama yang sembuh total dari HIV pada 2007.

Brown berhasil sembuh dari virus yang menyerang sistel kekebalan tubuh setelah menjalani jenis transplantasi sumsum tulang belakang yang unik saat itu.

"Keajaiban" yang didapat orang Amerika Serikat itu membuat dokter dan pasien HIV memiliki harapan bahwa suatu saat akan ditemukan obat mujarab untuk memberantas pandemi virus yang menyebabkan AIDS tersebut.

Adeeba Kamarulzaman, presiden International AIDS Society, mengatakan dia berduka atas kematian Brown "dengan sangat berat hati".

"Kami sangat berterima kasih kepada Timothy dan dokternya, Gero Huetter," kata Kamarulzaman, yang juga seorang profesor kedokteran dan penyakit menular di Malaya. Universitas.

"Karena (mereka--Red) telah membuka pintu bagi para ilmuwan untuk mengeksplorasi konsep bahwa penyembuhan HIV adalah mungkin," tambahnya.

Brown didiagnosis HIV pada 1995 ketika tinggal di ibu kota Jerman, dan pada 2006 juga didiagnosis dengan jenis kanker darah yang dikenal sebagai leukemia myeloid akut.

Sementara Brown tetap bersih dari HIV lebih dari satu dekade setelah dirawat, penyakit leukimianya kambuh dalam setahun terakhir.

Baca Juga: Jadwal Piala Super Jerman 2020: Bayern Munich vs Borussia Dortmund

Dokter mengatakan kanker darah telah menyebar ke tulang belakang dan otaknya, dan dia baru-baru ini dirawat di rumah sakit di kota asalnya di Palm Springs, California.

Bagi Huetter, dokter Jerman yang merawatnya di tahun 2007, kasus Brown adalah tembakan dalam kegelapan.

Perawatan melibatkan penghancuran sistem kekebalan Brown dan transplantasi sel induk dengan mutasi gen yang disebut CCR5 yang melawan HIV.

Hanya sebagian kecil orang-- kebanyakan dari mereka keturunan Eropa utara--memiliki mutasi CCR5 yang membuat mereka kebal terhadap virus penyebab AIDS.

Kondisi itu membuat perawatan Brown menjadi mahal, kompleks dan sangat berisiko.

Kebanyakan ahli mengatakan itu tidak akan pernah bisa menjadi cara untuk menyembuhkan semua pasien HIV, karena jika gagal, risikonya adalah kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI