Akses Perawatan Kanker Lebih Mudah dengan Fasilitas Radioterapi Modern

Vania Rossa

Kamis, 18 Desember 2025 | 22:06 WIB
Akses Perawatan Kanker Lebih Mudah dengan Fasilitas Radioterapi Modern
Alat radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat. (Suara.com/Clarencia)
baca 10 detik
  • Primaya Hospital Bekasi Barat meluncurkan layanan radioterapi presisi tinggi guna mengatasi kendala akses layanan kanker di wilayah penyangga ibu kota.
  • Fasilitas baru ini menggunakan teknologi canggih seperti IMRT untuk meningkatkan efektivitas terapi kanker sekaligus menjaga jaringan sehat pasien.
  • Layanan ini mendukung upaya pemerataan kesehatan sejalan dengan tren peningkatan kasus kanker nasional yang diproyeksikan terus meningkat.

Suara.com - Pemerataan akses layanan kanker masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama bagi masyarakat di wilayah penyangga ibu kota. Keterbatasan fasilitas radioterapi memaksa banyak pasien menjalani rujukan ke Jakarta, menghadapi antrean panjang dan beban mobilitas yang tidak ringan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Primaya Hospital Bekasi Barat resmi menghadirkan layanan radioterapi presisi tinggi untuk mendekatkan perawatan kanker yang komprehensif bagi warga Bekasi dan sekitarnya.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memangkas jarak, waktu, dan proses rujukan yang selama ini menjadi hambatan utama bagi pasien kanker.

Di tengah tren peningkatan kasus kanker nasional—sebagaimana dicatat Global Cancer Observatory (Globocan) yang memproyeksikan lonjakan signifikan hingga 2040—pemerataan layanan menjadi kunci agar pasien dapat memperoleh terapi tepat waktu dan berkelanjutan.

Layanan radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat didukung mesin SHINVA XHA1400 Multi Energy Linear Accelerator dengan teknologi 3D Conformal Radiotherapy (3D CRT) dan Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT).

Teknologi ini memungkinkan penyinaran kanker dilakukan lebih terarah dan presisi, sehingga meningkatkan efektivitas terapi sekaligus menekan risiko paparan radiasi ke jaringan sehat.

Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, mengapresiasi hadirnya layanan radioterapi tersebut sebagai penguatan sistem layanan kesehatan daerah.

Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wali Kota Bekasi saat menandatangani prasasti di acara Peluncuran Layanan Radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat. (Dok. Ist)
Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wali Kota Bekasi saat menandatangani prasasti di acara Peluncuran Layanan Radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat. (Dok. Ist)

Menurutnya, fasilitas ini memberi kesempatan bagi pasien kanker untuk menjalani perawatan berkelanjutan di kota sendiri tanpa harus bergantung pada rujukan ke luar wilayah.

Dari sisi pengelola, CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menyampaikan bahwa pengembangan layanan onkologi merupakan fokus jangka panjang perusahaan.

baca juga

Radioterapi di Bekasi Barat, kata dia, menjadi bagian dari upaya membangun Cancer Center terintegrasi yang tidak hanya modern, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Yoana Periskila Winarto, MKK., MHPM, menjelaskan bahwa rumah sakit ini telah berstatus sebagai rumah sakit swasta tipe A sejak Juli 2025.

Status tersebut memperkuat kesiapan layanan kanker dengan dukungan tenaga medis multidisiplin, melibatkan lebih dari 10 dokter spesialis onkologi dari berbagai subspesialisasi.

Peluncuran layanan radioterapi ini selaras dengan arah Rencana Kanker Nasional yang menekankan pemerataan layanan kanker dari hulu ke hilir, mulai dari diagnosis hingga terapi lanjutan.

Dengan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) yang telah diraih sejak 2014, Primaya Hospital Group terus berupaya menghadirkan layanan kanker berstandar global yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih merata bagi masyarakat Indonesia.

(Reporter: Clarencia Gita Jelita)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Health | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:28 WIB

Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker, Vidi Aldiano Sampaikan Pesan Haru

Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker, Vidi Aldiano Sampaikan Pesan Haru

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 16:00 WIB

Pesan Haru Vidi Aldiano di Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker: Kuharap Perjumpaan Kita Bisa Berakhir

Pesan Haru Vidi Aldiano di Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker: Kuharap Perjumpaan Kita Bisa Berakhir

Entertainment | Senin, 15 Desember 2025 | 11:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×