Benarkah Jaringan 5G Timbukan Risiko Kesehatan? Begini Kata Ahli

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 05 Oktober 2020 | 13:18 WIB
Benarkah Jaringan 5G Timbukan Risiko Kesehatan? Begini Kata Ahli
Ilustrasi jaringan 5G. (Shutterstock)

Suara.com - Dibangunnya jaringan 5G mulanya memang kerap menimbulkan kontroversi. Bermula dari anggapan radiasi tower 5G yang berbahaya bagi kesehatan hingga disangkutpautkan dengan virus corona Covid-19.

Secara umum, papran gelombang radio atau teknologi nirkabel seperti 5G memang memiliki konsekuensi kesehatan tertentu. Melansir dari South China Morning Post (SCMP), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa ada konsekuensi kesehatan potensial yang disebabkan oleh terknologi tersebut. 

Penggunaan ponsel dengan jaringan internet atau koneksi telepon dalam jangka panjang nyatanya bisa berefek pada kesehatan. Bahkan menurut WHO bisa meningkatkan risiko kanker akibat radiasi dari ponsel. Meskipun begitu WHO mengakui bahwa hanya sedikit penelitian yang mengamati frekuensi yang akan digunakan oleh 5G.

Selain itu ponsel, tablet, dan mainan yang terhubung internet dikhawatirkan dapat berdampak pada kemampuan kognitif anak-anak. Hal ini dinyatakan oleh Badan Pangan, Kesehatan Lingkungan, dan Keselamatan Kerja (ANSES) Prancis.

Ketika gelombang radio menghantam tubuh, efek biologis utamanya adalah memanaskan jaringan tubuh.

"Tingkat paparan frekuensi radio dari teknologi saat ini menghasilkan kenaikan suhu yang dapat diabaikan dalam tubuh manusia," kata WHO di situs webnya.

"Asalkan paparan keseluruhan tetap di bawah pedoman internasional, tidak ada konsekuensi bagi kesehatan masyarakat secara signifikan" tambahnya.

Tetapi menurut ahli ANSES, Olivier Merckel menunjukkan bahwa ada efek biologis tertentu yang sangat spesifik terkait paparan radiasi, khusunya gangguan tidur dan stres. Namun pihak ANSES menyatakan bahwa masih sedikit informasi terkait paparan 5G.

Ilustrasi jaringan 5G (Shutterstock).
Ilustrasi jaringan 5G (Shutterstock).

Jaringan 5G saat ini menggunakan frekuensi yang dekat dengan kotak WiFi, namun pada akhirnya akan menggunakan frekuensi yang jauh lebih tinggi.

baca juga

Dengan meningkatnya frekuensi, gelombang radio kurang mampu menembus tubuh, sehingga paparan gelombang radio terbatas pada kulit dan mata.

Pada tahun 2012, ANSES mengevaluasi pemindai badan bandara  yang menggunakan frekuensi 5G dan tidak menemukan risiko kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Radiasi Ponsel Bikin Kulit Berjerawat Hingga Kanker? Ini Kata Dokter

Radiasi Ponsel Bikin Kulit Berjerawat Hingga Kanker? Ini Kata Dokter

Health | Rabu, 30 September 2020 | 15:13 WIB

Ilmuwan Ungkap Tingkat Radiasi Bulan 200 Kali Lebih Tinggi dari Bumi

Ilmuwan Ungkap Tingkat Radiasi Bulan 200 Kali Lebih Tinggi dari Bumi

Tekno | Senin, 28 September 2020 | 13:05 WIB

Radiasi HP Terbukti Membunuh Populasi Serangga

Radiasi HP Terbukti Membunuh Populasi Serangga

Tekno | Sabtu, 19 September 2020 | 17:51 WIB

Terkini

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

News | Senin, 02 November 2026 | 10:54 WIB

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Bola | Senin, 02 November 2026 | 10:52 WIB

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:50 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy

Batam | Senin, 02 November 2026 | 10:35 WIB

×