Pandemi Virus Corona Picu OCD, Kenali 5 Jenis yang Paling Umum

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 05 Oktober 2020 | 15:20 WIB
Pandemi Virus Corona Picu OCD, Kenali 5 Jenis yang Paling Umum
Ilustrasi kesehatan mental, OCD. (Unsplash/Nik Macmillan)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 telah memperburuk orang yang menderita OCD atau gangguan obsesif kompulsif, yakni kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perilaku dan pikiran berulang tidak terkendali.

Gangguan ini memengaruhi sekitar 0,8 persen populasi orang dewasa di India dan 2 persen dari populasi di Amerika Serikat.

Obsesi dan kompulsi adalah dua komponen utama OCD. Obsesi mengacu pada pikiran yang tidak diinginkan dan mengganggu. Kondisi ini menyebabkan kecemasan dan tekanan yang signifikan.

Obsesi dan kompulsi ini berbeda pada setiap orang yang menderita OCD. Misalnya, beberapa orang merasa harus terus menerus mendisinfeksi rumahnya atau membuang barang-barang yang telah memenuhi rumah.

Dilansir dari Times of India, berikut lima jenis OCD yang paling umum beserta gejalanya.

Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

1. Pembersihan dan kontaminasi

Jenis OCD ini terjadi ketika seseorang terus menerus merasa terkontaminasi oleh kuman. Orang-orang ini sering sakit dan biasanya mengisolasi diri karena takut menulari orang lain.

Proses pembersihan ini bisa berlangsung selama berjam-jam. Kondisi ini seringkali memengaruhi kesehatan fisiknya dan terkadang membersihkan diri sampai berdarah.

2. Pikiran yang mengganggu

baca juga

Pikiran yang mengganggu adalah pikiran yang memasuki kesadaran Anda tanpa peringatan apapun. Semua orang pasti mengalami pikiran itu, tetapi orang OCD biasanya tidak bisa mengendalikannya.

Pikiran ini biasanya membuat penderita malu atau mengalami emosi negatif yang diikuti tindakan tidak logis, seperti menghindari orang dan tempat tertentu.

3. Simetri

Orang dengan tipe OCD ini memiliki ketakutan obsesif terhadap objek tertentu yang kurang simetris. Orang-orang ini menghabiskan banyak waktu dalam aktivitas, seperti melipat atau menumpuk pakaian.

Beberapa gejala umumnya, termasuk memeriksa kunci beberapa kali, menghitung langkah saat berjalan dan menghitung ubin.

4. Fokus pada bahaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Virus Corona di Usia 74 Tahun, Donald Trump Alami Gejala Ringan!

Positif Virus Corona di Usia 74 Tahun, Donald Trump Alami Gejala Ringan!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:32 WIB

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:05 WIB

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:10 WIB

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!

Jawa Tengah | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:56 WIB

×