Benarkah Ganja Bisa Lawan Virus Corona Covid-19? Ini Kata Peneliti Israel

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 05 Oktober 2020 | 14:34 WIB
Benarkah Ganja Bisa Lawan Virus Corona Covid-19? Ini Kata Peneliti Israel
Tanaman ganja. (unsplash)

Suara.com - Tiga tim peneliti medis secara terpisah sedang mencari cara baru untuk memerangi komplikasi parah akibat virus corona Covid-19. Mereka pun menemukan satu jenis obat yang aneh dan terkesan tidak mungkin untuk melawan virus corona.

Dalam sebuah penelitian di University of South Carolina, para ilmuwan menemukan bahwa ganja bisa mencegah respons kekebalan ekstrem yang berakibat fatal bagi pasien virus corona dalam percobaan pada tikus.

THC, zat dalam ganja yang menyebabkan tingginya karakteristik, diyakini mampu menekan Sindrom Gangguan Pernafasan Akut, komplikasi yang menyebabkan banyak kematian akibat virus corona Covid-19.

Tim peniliti yang dipimpin oleh Profesor Amira Mohammed menerbitkan penelitian mereka di Frontiers in Pharmacology. Mereka menulis bahwa pengobatan dengan THC bisa memberikan peluang hidup 100 persen pada tikus.

Menurut sebuah penelitian Israel pada Agustus 2020, badai sitokin mematikan yang menyebabkan pasien mengalami kondisi parah akibat virus corona Covid-19 juga bisa dikontrol menggunakan bahan kimia dalam ganja.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Studi yang dilakukan oleh Eybna dan Cannasoul, mencatat bahwa terpene dalam ganja efektif melawan berbagai kondisi peradangan, termasuk sindrom badai sitokin yang mengancam jiwa akibat virus corona Covid-19.

"Hasil awalnya sangat positif," kata CEO Eybna Nadav Eyal, dikutip dari Daily Star.

Ia mengatakan, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terpene ganja lebih dari sekedar efek plasebo.

Sementara itu, dua peneliti ganja dari University of Lethbridge di Alberta, Kanada, Olga dan Igor Kovalchuk menemukan bahwa beberapa ekstrak ganja berkadar CBD tinggi dan rendah THC dapat memblokir jalur virus corona untuk menyerang sel dan memberikan keamanan dengan biaya rendah.

baca juga

Hal tersebut terlebih karena ganja ini bisa tersedia luas secara global untuk memerangi pandemi virus corona Covid-19.

Awalnya, Kovalchuk mengembangkan jenis ganja untuk mengobati kondisi lain, tetapi ternyata data mereka sehubungan dengan pandemi virus corona Covid-19.

"Virus memiliki kapasitas untuk mengikat (reseptor protein) ACE2 dan bisa ditarik ke dalam sel, seperti pintu keluar masuk," kata Ivan Kovalchuk.

Kovalchuk mengatakan cannabinoid atau ganja bisa mengurangi jumlah pintu masuk virus corona. Misalnya jumlah pintu masuk itu 70 persen, artinya tingkat pintu masuk akan dibatasi. Jadi, seseorang bisa melawan virus corona.

Tim University of South Carolina mengatakan hasil eksperimen mereka dengan tikus, cukup menjanjikan untuk dilanjutkan ke uji coba pada manusia. Tetapi, mereka menekankan tidak merekomendasikan cara ini pada orang yang sudah menderita virus corona dan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Masker Bedah Tak Batasi Pasokan Oksigen, Ini Temuan Ahli Miami!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 15:05 WIB

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:34 WIB

Ahli Inggris Sebut Hilangnya Indra Penciuman Lebih Khas bagi Pasien Corona

Ahli Inggris Sebut Hilangnya Indra Penciuman Lebih Khas bagi Pasien Corona

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 10:49 WIB

Terkini

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:40 WIB

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

×