Mungkinkah Pasien Covid-19 yang Sembuh Terinfeksi Ulang? Ini Kata Ahli AS!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 20:00 WIB
Mungkinkah Pasien Covid-19 yang Sembuh Terinfeksi Ulang? Ini Kata Ahli AS!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Banyak pasien Covid-19 yang mengalami infeksi ulang setelah dinyatakan sembuh. Ada pula yang bisa mengalami gejala sama berupa demam, dedak napas dan nyeri.

Dr. Susan Kline, seorang profesor kedokteran di divisi penyakit menular dan kedokteran internasional di Fakultas Kedokteran Universitas Minnesota pun mengatakan banyak orang mulai mempertanyakan kemungkinan pasien sembuh dari virus corona akan terinfeksi ulang setelah dinyatakan pulih beberapa waktu.

"Orang-orang mulai mempertanyakan kemungkinan infeksi ulang terjadi tidak lama setelah terinfeksi atau tidak. Laporan yang telah keluar ini membuat kami mempertanyakan berapa banyak lagi infeksi virus corona yang telah terjadi," jelas Dr Susan dikutip dari CNN.

Dr Susan mengatakan biasanya beberapa keluarga virus menjadi laten dan aktif kembali. Misalnya, virus varicella-zoster yang bisa menyebabkan cacar air pada anak-anak yang tidak aktif dan bisa aktif kembali sebagai herpes zoster.

Tapi, virus corona Covid-19 sebelumnya seperti SARS, MERS dan kutu musim dingin cenderung bersifat seperti itu.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Selain itu, tampaknya virus corona Covid-19 tidak mungkin aktif kembali pada orang yang sebelumnya sudah pernah terinfeksi.

"Kami tidak memiliki bukti bagus untuk kondisi itu. Tapi, kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan itu," jelasnya.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengeluarkan panduan baru yang menjelaskan bahwa orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona dan sudah sembuh tidak perlu karantina atau diuji ulang hingga 3 bulan.

Dalam banyak kasus, masih belum jelas pasien virus corona yang sudah sembuh bisa terinfeksi dua kali atau tidak.

Rekomendasi itu berdasarkan pada sains terbaru tentang virus corona Covid-19 yang menunjukkan bahwa orang bisa positif terinfeksi lagi hingga 3 bulan setelah dinyatakan pulih dan tidak menginfeksi orang lain.

Panduan CDC ini muncul setelah sejumlah penelitian ilmiah menghasilkan bukti bahwa kekebalan terhadap virus corona tidak bertahan lama.

Satu penelitian mengatakan antibodi mungkin mulai memudar hanya 20 hingga 30 hari setelah gejala Covid-19 pertama kali muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Atas Target Jokowi, IDI Desak Tes Corona 50 Ribu Orang per Hari

Di Atas Target Jokowi, IDI Desak Tes Corona 50 Ribu Orang per Hari

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 16:44 WIB

Awas, Ruam Kulit akibat Virus Corona Bisa Bertahan Berminggu-minggu!

Awas, Ruam Kulit akibat Virus Corona Bisa Bertahan Berminggu-minggu!

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 15:47 WIB

Ahli Amerika Tegaskan Virus Corona Tidak Menyebar Lewat Gagang Pintu

Ahli Amerika Tegaskan Virus Corona Tidak Menyebar Lewat Gagang Pintu

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB