Ahli London: Orang di Wilayah Utara 2 Kali Lebih Berisiko Kena Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:24 WIB
Ahli London: Orang di Wilayah Utara 2 Kali Lebih Berisiko Kena Virus Corona
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Tingkat kerentanan seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 tidak hanya dipengaruhi oleh usia, riwayat kesehatan dan jenis kelamin, tetapi juga wilayah tempat tinggal.

Orang yang tinggal di wilayah utara Inggris dua kali lebih mungkin terinfeksi virus corona Covid-19 dibandingkan orang di bagian lain.

Sebuah studi menemukan kasus virus corona Covid-19 yang dua kali lipat lebih cepat dan banyak di North West dan Yorkshire, serta West Midlands.

Tapi di London, tingkat keganasan virus corona Covid-19 dalam menyebar turun satu tingkat, yang artinya tidak akan menyebar lebih luas dan cepat.

Hasil laporan React pun menunjukkan perbandingan 1 dari 100 orang yang tinggal di wilayah utara Inggris telah terinfeksi virus corona. Sementara, risiko infeksi virus corona di bagian lain perbandingannya 1 dari 170.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Di balik laporan itu, pakar Imperial College London telah mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan virus corona Covid-19 telah melambat dalam sebulan terakhir.

Tapi, mereka memperingatkan negara itu sekarang berada pada titik kritis menghadapi gelombang kedua virus corona. Sehingga pejabat setempat menyerukan tingkat yang lebih ketat dalam mencegah penyebaran virus corona.

Mereka telah mempertimbangkan cara untuk mengurangi tingkat infeksi virus corona dan membatasi jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit serta risiko kematian.

Karena itu, mereka menerapkan aturan maksimal 6 orang dalam satu perkumpulan di wilayah utara Inggris. Sehingga orang-orang bisa menerapkan jarak sosial dan mencegah penyebaran virus dalam suatu kelompok.

baca juga

Sementara itu, Profesor Steven Riley dari Imperial mengatakan ada bukti bahwa pertumbuhan virus corona berkelanjutan dan lebih cepat mungkin akan terjadi di wilayah utara.

Steven pun mengatakan data ini bisa menjadi acuan untuk menerapkan aturan yang lebih ketat dan cepat lagi demi mencegah penyebaran virus corona.

Steven juga memperingatkan bahwa beberapa bagian negara mungkin akan memiliki jumlah kasus virus corona gelombang kedua yang sama banyaknya ketika awal pandemi.

Laporan tersebut juga mengamati kasus virus corona Covid-19 di Inggris berlipat ganda setiap 29 hari di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Makedonia Utara, Shin Tae-yong Ingin Witan Cs Tampil Beringas

Hadapi Makedonia Utara, Shin Tae-yong Ingin Witan Cs Tampil Beringas

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 19:50 WIB

Polisi Bubarkan Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Depan DPRD Sumut

Polisi Bubarkan Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Depan DPRD Sumut

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 18:48 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelempar Batu dari Atas Gedung DPRD Medan

Polisi Kantongi Identitas Pelempar Batu dari Atas Gedung DPRD Medan

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 18:35 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB