Beredar Video Aliansi Dokter Dunia, Ketua Satgas Covid-19: Itu Misinformasi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:16 WIB
Beredar Video Aliansi Dokter Dunia, Ketua Satgas Covid-19: Itu Misinformasi
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Beredar video mengenai deklarasi Aliansi Dokter Dunia yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 hanya buatan dan tidak benar-benar ada.

Video berdurasi sembilan menit itu berisi pernyataan sekumpulan orang yang mengaku sebagai dokter dari berbagai rumah sakit di dunia, dan juga para akademisi.

Video yang telah beredar di masyarakat Indonesia sejak beberapa hari lalu, baik lewat media sosial (medsos) maupun Whatsapp itu mendapat tanggapan dari Ketua Satgas penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito. Ia menegaskan bahwa pernyataan pada video itu mengandung misinformasi.

"Penting diketahui masyarakat bahwa konten yang disebarkan oleh Aliansi Dokter Dunia masuk dalam kategori misinformasi. Terdapat tiga bentuk misinformasi terkait Covid-19 (dalam video tersebut)," kata Wiku dalam webinar BNPB, Selasa (27/10/2020).

Ia memaparkan, misinformasi pertama terkait dengan keyakinan bersifat umum. Kedua, keyakinan terhadap teori konspirasi. Kemudian ketiga, keyakinan dari agama. Menurut Wiku, missinformasi bisa teridentifikasi dari pernyataan para ahli yang menyamakan Covid-19 dengan influenza.

"Penting diketahui penyebab dinamika transmisi dan akibat kedua penyakit tersebut sangat berbeda," tambahnya.

Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat bahwa misinformasi dapat memengaruhi seseorang terhadap suatu informasi. Oleh karena itu, masyarakat harus evaluasi kredibilitas informasi yang diterima dan merujuk informasi tentang Covid-19 pada lembaga yang bisa dipercaya.

Wiku menyarankan agar masyarakat merujuk informasi terkait virus corona pada situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), juga Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Inggris atau CDC.

Sedangkan khusus di Indonesia, sumber terpercaya bisa didapatkan dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19.

baca juga

"Saat ini upaya penanganan Covid mengalami kemajuan yang baik. Namun protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan disiplin dan kolektif," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Duh, Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:23 WIB

Libur Panjang, Ridwan Kamil Sarankan Warga Berlibur di Rumah

Libur Panjang, Ridwan Kamil Sarankan Warga Berlibur di Rumah

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:07 WIB

Penelitian: Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Ternyata Sangat Rendah

Penelitian: Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Ternyata Sangat Rendah

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:37 WIB

Terkini

Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?

Udara Jakarta Memburuk, Benarkah Imbas Asap Karhutla?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Klaten, Tong Biru Diduga Jadi Tempat Simpan Uang

KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Klaten, Tong Biru Diduga Jadi Tempat Simpan Uang

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Menang di MK, Keluarga Korban Kekerasan TNI: Perjuangan Belum Berakhir!

Menang di MK, Keluarga Korban Kekerasan TNI: Perjuangan Belum Berakhir!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:24 WIB

×