Jangan Asal Coba Chemical Peeling, Ketahui Dulu Efek Sampingnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 03 November 2020 | 07:10 WIB
Jangan Asal Coba Chemical Peeling, Ketahui Dulu Efek Sampingnya
Ilustrasi perawatan kulit, chemical peeling (Pixabay/office469)

Suara.com - Saat ini, perawatan kulit chemical peeling sangatlah populer di kalangan wanita. Dr Adam Sheridan, seorang dokter kulit di Melbourne mengatakan perawatan ini bisa mengatasi perubahan yang tidak diinginkan pada kulit.

Shyamalar Gunatheesan, seorang dokter kulit di Melbourne Timur juga mengatakan perawatan chemical peeling ini bisa mengatasi masalah garis halus, pigmentasi, jerawatan, jaringan parut dan kerusakan kulit akibat sinar matahari.

Chemical peeling atau pengelupasan kulit kimiawi ini biasanya menggunakan bahan berbentuk gel atau cairan seperti air. Lalu, gel atau cairan itu dioleskan ke wajah secara tipis, seperti memakai masker.

"Saat kulitnya aktif, dokter perlu menetralkan airnya. Pengelupasan asam yang kuat perlu dinetralkan dengan benar untuk memberikan efek yang diinginkan tanpa overshooting dan menyebabkan kerusakan jaringan berlebihan," kata Dr Sheridan, dikutip dari ABC.

Contoh umum bahan yang digunakan dalam pengelupasan kimiawi termasuk asam laktat, asam glikotat dan asam buah alfa hidroksi alami serta sintetis lainnya.

Ilustrasi perawatan kulit wajah (Pixabay/silviarita)
Ilustrasi perawatan kulit wajah (Pixabay/silviarita)

Dr Sheridan mengatakan bahan-bahan untuk chemical peeling itu digunakan pada potensi yang berbeda. Sebagian besar jenis kulit bisa mengalami pengelupasan kimiawi.

Tapi, bahan chemical peeling dan konsentrasi yang berbeda digunakan tergantung pada seberapa terang atau gelapnya kulit. Selain itu, dokter juga akan membedakan dari masalah atau hasil yang diinginkan.

Efek samping chemical peeling

Potensi efek samping dari chemical peeling termasuk ketidaknyamanan, peradangan, melepuh, mengelupas, kemerahan, jerawat, pigmentasi, jaringan parut, infeksi dan disfungsi kardiovaskular serta hepatorenal.

baca juga

Dr Gunatheesan mengatakan sedikit kemerahan dan pengelupasan kulit setelah chemical peeling akan baik-baik saja dan biasanya akan sembuh secara alami.

"Efek samping lainnya adalah hiperpigmentasi yang membuat kulit menjadi gelap. Kami bisa mengatasinya dengan krim pemutih dan seseorang bisa menghindari paparan sinar matahari langsung," jelasnya.

Meski begitu, Gunatheesan mengatakan perawatan chemical peeling dengan profesional kecantikan bisa mengecilkan semua risiko dan efek sampingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Kulit: Makan Kacang Tidak Sebabkan Jerawat Tambah Banyak

Dokter Kulit: Makan Kacang Tidak Sebabkan Jerawat Tambah Banyak

Health | Senin, 02 November 2020 | 14:39 WIB

Beragam Penyebab Munculnya Jerawat di Wajah, Hindari Hal-hal Berikut Ini!

Beragam Penyebab Munculnya Jerawat di Wajah, Hindari Hal-hal Berikut Ini!

Health | Senin, 02 November 2020 | 13:31 WIB

Sam Smith Ungkap Rahasia Kulit Cantik dan Sehat, Ini Tahapan Skincarenya

Sam Smith Ungkap Rahasia Kulit Cantik dan Sehat, Ini Tahapan Skincarenya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

×