Cegah Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Konsumsi Seledri Setiap Hari!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 November 2020 | 19:54 WIB
Cegah Tekanan Darah Tinggi, Cobalah Konsumsi Seledri Setiap Hari!
MIlustrasi jus seledri, seledri (Pixabay/stux)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung. Karena itu, kondisi ini mestinya didiagnosis sejak dini.

Tapi, Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi lebih banyak seledri. Menurut CEO Blood Pressure UK Katharine Jenner, seledri salah satu sayuran terbaik untuk pasien hipertensi.

Seledri adalah sayuran kaya nitrat, yang diubah dalam tubuh menjadi nitrit dan oksida nitrat. Oksida nitrat ini membantu merilekskan dan melebarkan pembuluh darah yang akan berdampak pada menurunkan tekanan darah.

Selain seledri, buah bit dan sayuran hijau lainnya juga sumber nitrat terbaik untuk penderita tekanan darah tinggi.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

"Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi lebih sedikit garam dan lebih banyak makan buah serta sayuran, olahraga rutin dan menjaga berat badan," kata Katharine Jenner dikutip dari Express.

Hal terpenting bagi orang tekanan darah tinggi adalah gaya hidup. Jadi, makanan yang Anda konsumsi setiap hari menentukan angka tekanan darah Anda.

"Dalam hal ini, buah bit dan seledri kaya akan nitrat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah jika mengonsumsinya cukup sering," jelasnya.

Sementara itu, Anda juga bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi alpukat secara teratur. Karena, alpukat tidak mengandung garam, tetapi mengandung kalium.

Kalium membantu mengatur jumlah natrium dalam tubuh yang melindungi tubuh dari hipertensi. Buah ini juga mengandung banyak kalsium, magnesium dan vitamin E yang semuanya berkontribusi pada tekanan darah sehat.

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer, karena gejalanya hanya muncul jika memiliki tekanan darah yang sangat tinggi.

Gejala tekanan darah tinggi yang paling umum termasuk jantung berdebar-debar, terdapat darah pada urine, dan sakit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk, Pangkas Risiko Hipertensi dan Tingkatkan Sistem Imunitas Tubuh!

Yuk, Pangkas Risiko Hipertensi dan Tingkatkan Sistem Imunitas Tubuh!

Press Release | Senin, 02 November 2020 | 12:20 WIB

Hipertensi Dapat Berdampak pada Ginjal, Bagaimana Bisa?

Hipertensi Dapat Berdampak pada Ginjal, Bagaimana Bisa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:58 WIB

Efek Kesepian, Isolasi Sosial Tingkatkan Risiko Hipertensi pada Perempuan

Efek Kesepian, Isolasi Sosial Tingkatkan Risiko Hipertensi pada Perempuan

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB