Cara Mencegah Resistensi Antimikroba Versi Kemenkes RI

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 19 November 2020 | 23:34 WIB
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba Versi Kemenkes RI
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Resistensi antimikroba adalah suatu kondisi tubuh yang tak lagi bisa melawan mikroorganisme. Ini disebabkan oleh kebalnya mikroba akibat seringnya tubuh mengonsumsi obat-obatan antibiotik, antijamur, dan antivirus.

Kasubdit Pelayanan Medik dan Keperawatan Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Nani H Widodo mengatakan, untuk menghentikan resistansi antimikroba dibutuhkan kerja sama dari berbagai sektor.

Selain otoritas yang terlibat dalam perumusan kebijakan dan pedoman, para profesional kesehatan dan veteriner serta masyarakat dan sektor pertanian juga berperan penting dalam mengatasi masalah ini.

“Gunakan antibiotik hanya untuk infeksi bakteri, antibiotik tidak diperlukan untuk memerangi infeksi virus, jamur atau parasit yang menyebabkan masuk angin, sakit tenggorokan, atau demam berdarah,” ujar Nani dalam pernyataannya secara virtual, Rabu (18/11/2020).

Dia juga menjelaskan, penggunaan antibiotik yang berulang akan meningkatkan potensi resistensi antibiotik. Setiap kali antibiotik digunakan, timbul juga risiko adanya resistensi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang kurang bijak akan semakin memperparah situasi tersebut.

“Berawal dari pemberian antibiotik untuk penyakit yang disebabkan virus. Ini bisa menyebabkan resistensi antimikroba. Pada saat penyakit akibat infeksi bakteri menyerang ini akan membuat pengobatan penderita menjadi butuh waktu lebih lama dan memakan biaya tinggi,” katanya.

Resistensi antimikroba sendiri telah menjadi ancaman kesehatan global saat ini. Lantaran, kematian bisa dialami saat mikroorganisme di dalam tubuh terus berkembang. Untuk itu, mencegah agar tak mengalami resistensi antimikroba perlu dilakukan.

Dia menyarankan salah satu cara dalam mencegah resistensi antimikroba yakni bisa dengan rajin mencuci tangan, karena seseorang yang sering mencuci tangan lebih jarang sakit. Kalau jarang sakit, tidak akan diresepkan obat antibiotik oleh dokter sehingga minim resiko resisten.

“Jadi sebaiknya memang perlu membatasi penggunaan antibiotik. Karena umumnya banyak orang sakit selalu menyembuhkannya dengan cara minum antibiotik. Padahal, tidak semua penyakit perlu diobati dengan antibiotik,” tutur Nani.

baca juga

Berikut yang dapat Anda lakukan dengan cara lainnya untuk mencegah resisten antimikroba versi Kemenkes RI, diantaranya:

  1. Jangan minum antibiotik untuk mengobati infeksi virus, seperti batuk-pilek dan diare tanpa darah.
  2. Jangan memaksa dokter meresepkan antibiotik.
  3. Minum antibiotik sesuai diagnosis, dengan dosis yang tepat, habiskan hingga tuntas.
  4. Jangan sekali-kali menggunakan resep antibiotik orang lain.
  5. Jangan membeli antibiotik tanpa resep dokter.
  6. Jangan menyimpan antibiotik untuk berjaga-jaga jika suatu saat jatuh sakit.
  7. Lakukan imunisasi sesuai jadwal untuk mencegah penyakit infeksi bakteri.
  8. Cegah infeksi dengan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, cuci bahan makanan mentah di bawah air mengalir dan masak daging hingga matang, serta jaga kebersihan lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Pilkada Sehat di Tengah Pandemi, Ini yang harus Diterapkan

Wujudkan Pilkada Sehat di Tengah Pandemi, Ini yang harus Diterapkan

News | Kamis, 19 November 2020 | 16:52 WIB

WHO Sebut Resistensi Antimikroba Jadi Ancaman Serius Kesehatan Global

WHO Sebut Resistensi Antimikroba Jadi Ancaman Serius Kesehatan Global

Health | Kamis, 19 November 2020 | 14:30 WIB

Kemenkes Akan Berdayakan Dokter Spesialis Luar Negeri

Kemenkes Akan Berdayakan Dokter Spesialis Luar Negeri

Health | Kamis, 19 November 2020 | 11:28 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 14:17 WIB

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:15 WIB

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 14:14 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 14:04 WIB

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Opini | Sabtu, 05 September 2026 | 14:01 WIB

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:00 WIB

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:58 WIB

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 13:53 WIB

×