Bukan Cuma Demam, Ilmuwan Ungkap Gejala Awal Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 16:55 WIB
Bukan Cuma Demam, Ilmuwan Ungkap Gejala Awal Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus SARS-CoV-2 diketahui merusak tubuh dengan berbagai cara. Dari sistem pernapasan, kekebalan, jantung hingga otak, orang mengalami sejumlah gejala yang berkaitan dengan infeksi.

Selain itu, jenis dan jumlah gejala yang mungkin Anda alami juga dapat menentukan risiko tingkat keparahan infeksi dan risiko pasca Covid-19.

Meski demam, batuk, dan sesak napas mungkin merupakan tiga gejala penyakit yang paling menetap dan mendalam bagi orang yang bergejala, perubahan paling sederhana dalam kadar gula darah, kelelahan, masalah pencernaan, dan kelemahan dapat menjadi indikator awal infeksi aktif Covid-19.

Nah, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Emergency Medicine, virus mungkin mulai memengaruhi organ vital Anda dengan segera dan menimbulkan tanda-tanda kekhawatiran. Demikian seperti dilansir dari Times of India. 

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Untuk hal yang sama, para peneliti dari New York membandingkan dan menganalisis 12.000 orang yang mengunjungi ruang gawat darurat selama puncak Covid-19.

Peneliti mengamati bahwa hampir 57,5 persen orang yang mengeluh lemas, mengalami jatuh, atau penurunan mental ditemukan Covid-19.

Diagnosis serupa diamati pada orang yang berada di ruang gawat darurat dengan keluhan kadar gula darah yang tidak terkontrol, masalah gastrointestinal.

Perlu dicatat bahwa tidak ada pasien yang dianalisis sebagai bagian dari penelitian yang memiliki gejala Covid-19 khas saat masuk.

Evaluasi lebih lanjut dari studi tersebut juga membuat catatan yang lebih menarik dan mengkhawatirkan. Dari mereka yang ditemukan Covid-19, pasien yang berusia di atas 65 tahun lebih berisiko mengalami gejala atipikal ini, seperti kelelahan, kelemahan, dan masalah gastrointestinal seperti diare.

Pasien dengan gejala atipikal seperti penurunan kondisi mental, mereka yang memiliki masalah kognisi, dan kadar gula darah yang lebih tinggi dari biasanya menghadapi risiko keparahan dan kematian Covid-19 yang lebih tinggi.

Orang dengan kadar gula darah tinggi atau tidak terkelola memiliki aliran darah yang lebih rendah dari normal. Hal ini g menyulitkan tubuh untuk memanfaatkan nutrisi, pertahanan alami yang dimaksudkan untuk melindungi tubuh dari beberapa infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Risiko infeksi otomatis meningkat. Ini juga dapat menyebabkan komplikasi lain seperti kelelahan, kelemahan, kelesuan dan pingsan.

Oleh karena itu, setiap perbedaan yang tidak biasa dalam kadar gula darah perlu segera diperhatikan.

Dalam kasus COVID-19, kadar glukosa darah yang tidak terkontrol juga dapat meningkatkan keparahan infeksi.

Para dokter juga menyoroti bahwa selain tindakan pencegahan umum, pasien diabetes juga harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan kulit, menjaga jarak untuk meminimalkan risiko infeksi dan mengelola kesehatan dengan lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Elvy Sukaesih, Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Trauma

Seperti Elvy Sukaesih, Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Trauma

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 15:17 WIB

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 13:43 WIB

Ditutup karena Corona, Ini Layanan RS Raja Ahmad Tabib yang Masih Dibuka

Ditutup karena Corona, Ini Layanan RS Raja Ahmad Tabib yang Masih Dibuka

Batam | Jum'at, 20 November 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB