Seperti Elvy Sukaesih, Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Trauma

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 20 November 2020 | 15:17 WIB
Seperti Elvy Sukaesih, Pasien Sembuh Covid-19 Berpotensi Alami Trauma
Penyanyi Elvy Sukaesih

Suara.com - Ratu Danggut Elvy Sukaesih sempat divonis positif virus corona Covid-19 sekitar Agustus lalu. Untungnya pelantun "Gula-Gula" itu telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Meskipun telah dinyatakan sembuh, Elvy mengaku bahwa ia masih merasakan trauma akibat infeksi virus corona Covid-19. "Ya, itu tetap (trauma). Rasa sakit yang kemarin itu kayak menghantui, ada trauma jadinya," kata Elvy Sukaesih, saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2020).

Bukan hanya trauma, Elvy Sukaesih juga kerap merasa takut jika ia harus keluar rumah.

"Kalau lagi ada (gejala) kayak gini, eh dia Covid-19 lagi bukan sih?" terang pedangdut 69 tahun ini.

Trauma yang dialami oleh Elvy memang sering kali terlihat pada pasien sembuh Covid-19. Melansir dari Medical News Today, beberapa orang yang selamat dari Covid-19 mungkin mengalami trauma psikologis yang merupakan respons terhadap stres ekstrem.

Trauma tersebut dapat menyebabkan kecemasan, depresi, atau disasosiasi. 

Beberapa orang yang mengalami trauma ini juga mengalami gangguan stres pasca-trauma (PTSD) yang menyebabkan gejala trauma bertahan lebih lama, termasuk munculnya kilas balik, mimpi buruk, dan hiperarousal. PTSD sangat mungkin terjadi pada orang yang perlu dirawat di ICU atau perawatan medis darurat.

Melansir dari Very Well Mind, rasa trauma pasien penyakit kronis telah dibahas dalam sebuah studi pada individu yang didiagnosis dengan SARS. Studi ini mengungkapkan bahwa orang yang selamat dari penyakit kronis lebih mungkin mengalami depresi, kecemasan, dan PTSD.

Orang-orang yang dinyatakan positif SARS dikarantina seperti dalam kasus Covid-19. Dan isolasi sosial tersebut tampaknya menjadi faktor utama yang memicu masalah kesehatan mental pasien sembuh SARS dan Covid-19.

Elvy Sukaesih [Rena Pangesti/Suara.com]
Elvy Sukaesih [Rena Pangesti/Suara.com]

Menurut National Institute of Mental Health (NIH), mereka yang menderita penyakit kronis lebih mungkin mengalami depresi. Beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi trauma usai mengalami penyakit kronis seperti Covid-19 antara alin:

- Terapi, baik secara online atau secara langsung
- Memiliki kelompok pendukung untuk orang dengan kondisi tertentu
- Terjaring dengan kelompok penyintas untuk orang yang selamat dari Covid-19
- Lakukan aktivitas yang meredakan stres dan kecemasan, seperti yoga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebenarnya Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia?

Sebenarnya Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia?

News | Jum'at, 20 November 2020 | 14:25 WIB

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Hipoksia Diam Jadi Pembunuh Mendadak Pasien Covid-19, Simak 3 Penyebabnya

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 13:43 WIB

Ditutup karena Corona, Ini Layanan RS Raja Ahmad Tabib yang Masih Dibuka

Ditutup karena Corona, Ini Layanan RS Raja Ahmad Tabib yang Masih Dibuka

Batam | Jum'at, 20 November 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB