Studi Oxford: Orang Tak akan Terinfeksi Virus Corona Ulang dalam 6 Bulan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 23 November 2020 | 14:44 WIB
Studi Oxford: Orang Tak akan Terinfeksi Virus Corona Ulang dalam 6 Bulan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Belakangan banyak muncul laporan bahwa pasien virus corona Covid-19 bisa mengalami infeksi ulang yang disebabkan kekebalan dalam tubuhnya tak bisa bertahan lama. Tapi, banyak ilmuwan dan peneliti yang tak yakin mengenai reinfeksi Covid-19 tersebut.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang yang sebelumnya pernah terinfeksi virus corona Covid-19 tidak mungkin tertular untuk kedua kalinya. Kondisi ini tidak akan terjadi setidaknya 6 bulan setelah infeksi pertama.

Dilansir dari Express, studi yang diterbitkan Universitas Oxford dan Rumah Sakit Universitas Oxford pun berusaha melihat lebih jauh kasus infeksi kedua pasien virus corona Covid-19.

Laporan penelitian mengungkapkan jumlah pasien yang terinfeksi virus corona Covid-19 kedua kalinya sangat sedikit. Meskipun diperkirakan 51 juta orang yang terinfeksi ulang di seluruh dunia termasuk tingkat penularan virus yang tinggi.

Studi tersebut mencakup data selama periode 30 minggu dari April hingga November 2020 dengan 12.180 petugas kesehatan.

Petugas kesehatan pun diuji antibodi penyebab Covid-19 sebagai salah satu cara untuk mendeteksi seseorang yang pernah terinfeksi virus corona sebelumnya.

Rumah sakit menguji staf yang terlibat dalam penelitian secara teratur untuk mendeteksi virus corona Covid-19, baik ketika mereka dalam kondisi sakit bergejala sekaligus sebagai bagian dari pengujian rutin.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Kemudian para peneliti juga mencari tahu apakah staf yang pernah terinfeksi, apakah jumlah infeksi virus corona Covid-19 yang kedua akan sama dengan mereka yang belum pernah terinfeksi sebelumnya.

Hasilnya mengungkapkan bahwa mereka yang terinfeksi virus corona Covid-19 tidak mungkin tertular lagi setidaknya selama 6 bulan.

Sistem kekebalan adalah pertahanan tubuh yang berfungsi melawan infeksi dan terdiri dari dua bagian. Salah satunya, melawan sel asing yang terdeteksi di dalam tubuh.

Hal ini dikenal sebagai respons imun bawaan dan pelepasan bahan kimia yang menyebabkan peradangan serta sel darah putih yang bisa menghancurkan sel yang terinfeksi.

Tapi, sistem ini tidak akan memberikan Anda kekebalan terhadap virus corona. Sebaliknya, Anda membutuhkan respons imun adaptif.

Respons imun adaptif ini termasuk sel penghasil antibodi yang bisa menempel pada virus untuk menghentikannya dan sel T yang bisa menyerang sel yang terinfeksi virus, biasanya disebut sebagai respons seluler.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa tubuh membutuhkan sekitar 10 hari untuk membuat antibodi, yang bisa menargetkan virus corona dan pasien yang paling sakit kemudian mengembangkan respons imun yang paling kuat.

Jika respons imun adaptif cukup kuat, hal itu bisa meninggalkan ingatan abadi tentang infeksi yang akhirnya akan memberikan perlindungan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Sekitar Markas FPI Ikuti Rapid Test Massal, Hasilnya Mengejutkan

Warga Sekitar Markas FPI Ikuti Rapid Test Massal, Hasilnya Mengejutkan

News | Senin, 23 November 2020 | 14:26 WIB

Sujiwo Tejo Ungkap Alasan Logis Kenapa Habib Rizieq Dielukan Banyak Orang

Sujiwo Tejo Ungkap Alasan Logis Kenapa Habib Rizieq Dielukan Banyak Orang

Riau | Senin, 23 November 2020 | 14:17 WIB

Sindir Anies, Tsamara PSI: Baca Buku di Minggu yang Santai, Memalukan!

Sindir Anies, Tsamara PSI: Baca Buku di Minggu yang Santai, Memalukan!

News | Senin, 23 November 2020 | 14:16 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB