Alami Depresi Pasca Melahirkan, Dina Novelis Curhat Sempat Amnesia

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 29 November 2020 | 14:38 WIB
Alami Depresi Pasca Melahirkan, Dina Novelis Curhat Sempat Amnesia
Dina Novelis dan anaknya (Instagram/@dinanovelis)

Suara.com - Semua ibu pasti memimpikan kehidupan yang penuh suka cita ketika sang buah hati lahir ke dunia. Hal serupa juga diinginkan oleh Dina Novelis, seorang ibu muda usia 23 tahun tahun asal Surabaya.

Tapi, Dina Novelis justru menerima kenyataan lain ketika dirinya mengalami depresi pasca melahirkan anak pertamanya yang disebut sebagai postpartum depression.

Jauh sebelum anaknya lahir pada November 2018, Dina Novelis sudah didiagnosis menderita gangguan bipolar pada 2017 silam. Dina pun harus mengonsumsi obat terus-menerus untuk menjalani hidupnya.

Setelah menikah pada Febuari 2018 dan dinyatakan hamil pada minggu ketiga, Dina pun harus menghentikan semua obat penyakit bipolar itu demi menjaga janinnya.

"Siap tidak siap, dokter menguatkan saya untuk menjaga kehamilan dengan tanpa obat demi menjaga janin yang saya kandung," ujar Dina Novelis ketika dihubungi Suara.com melalui WhatsApp, Jumat (27/11/2020).

Dina Novelis dan anaknya (Instagram/@dinanovelis)
Dina Novelis dan anaknya (Instagram/@dinanovelis)

Layaknya ibu hamil pada umumnya, Dina Novelis juga mengalami perubahan hormon drastis yang menyebabkan sensi, marah hingga menangis. Bahkan ia beberapa kali mengalami flek tetapi beruntungnya janin dalam kandungannya masih selamat.

"Di awal kehamilan saya mengalami depresi, karena hormon stres yang bertubi-tubu ditambah dengan riwayat penyakit saya," ujarnya.

Namun setelahnya, suasana hati Dina cukup stabil saat menjalani kehamilannya. Ia sangat bergembira hendak menyambut kelahiran sang buah hati di dunia.

Ia mengikuti hypnobirthing hingga yoga hampir setiap minggunya. Dengan harapan, ia bisa melahirkan anaknya secara normal, tanpa kesakitan dan jahitan.

baca juga

Sayangnya, semua harapan Dina melahirkan anak secara normal tak sesuai kenyataannya. Pada 13 November 2018, ia kontrol ke dokter untuk memeriksa kondisi ketubannya yang ternyata sudah mengalami pembukaan dua.

Kisah Dina Novelis (Instagram/@dinanovelis)
Kisah Dina Novelis (Instagram/@dinanovelis)

Saat itu Dina terkejut sekaligus senang karena akan segera bertemu anaknya. Ia pun menginap di rumah sakit dan semakin semangat melakukan segala hal yang bisa memicu pembukaan untuk mendukung persalinan normal berjalan lancar.

Malam harinya, pembukaan Dina tak kunjung bertambah. Ia juga menolak ketika dokter menawarkan induksi dan memilih tidur sampai pagi sambil berdoa serta minum air zam-zam.

Tapi, pembukaannya tetap tidak bertambah di pagi harinya hingga ingin pulang. Dokter pun langsung menyarankannya operasi caesar demi keselamatan bayinya. Di sisi lain, ketubannya sudah di bawah 5 persen.

Dina menangis sejadi-jadinya hingga berani memutuskan untuk operasi caesar, karena detak janinnya juga sudah tidak stabil. Dalam waktu kurang 3 jam, Dina menenangkan diri dengan bantuan bidan praktisi yoganya dan keluarganya.

"Sebelum operasi, saya dan suami menangis bersama. Saya tidak tahu apa yang ada dipikirannya, saya minta maaf jika selama ini mungkin saya telah menjadi istri yang durhaka," ujarnya.

Singkatnya, Dina mengalami postpartum depression setelah melahirkan anaknya secara caesar. Masalah mental yang dihadapi Dina kala itu tentu berbeda dengan baby blues yang biasa dialami ibu setelah melahirkan.

Postpartum depression membuat Dina merasa pandangannya melemah, kosong, dan semuanya terasa bagaikan mimpi. Bahkan ia sempat ingin menyayat nadi di tangannya menggunakan silet, tetapi kejadian itu berhasil dicegah oleh kakaknya.

Dina pun disarankan minum obat pengering jahitan dan obat peredam depresi, tapi ia menolak semuanya demi ASI sang buah hati.

"Saya membayangkan membanting anakku sendiri. Saya tak mampu sekadar memeluk bayi yang baru saya lahirkan, rasanya sakit sekali," katanya.

Tak hanya itu, depresi pasca persalinan ini juga membuat Dina sempat bisu satu hari dan amnesia total beberapa saat. Dina bahkan menolak suami dan anaknya karena merasa belum pernah menikah.

Dina ketakutan setiap kali melihat cermin dan ponsel karena menolak realita sudah menjadi ibu rumah tangga. Ia juga menurunkan semua foto dengan suaminya karena merasa itu bukan dirinya.

"Sambil mengingat kembali, suami saya tetap memberi dukungan dan menghargai saya dengan tidak menyentuh saya. Sampai saya akhirnya ingat bahwa kami sudah menikah," katanya.

Namun, penderitaan Dina belum berakhir dengan postpartum depression saja. Ia juga mengalami gejala Borderline Personality Disorder (BPD) yang membuatnya delusi parah setiap berada di kerumunan dan bertemu banyak orang.

Karena, Dina merasa semua orang mem-bully dan menertawakannya. Dina kesulitan membedakan mana realita dan halusinasi, sehingga ia menolak berbicara dengan orang lain, kecuali keluarga dan teman dekatnya.

Beruntungnya, Dina bisa melalui semua masa sulitnya itu dengan perbanyak dzikir, membaca Al Quran dan ibadah. Setelah depresinya berangsur hilang, ia pun mulai hidup bahagia bersama keluarga kecilnya sampai sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Bipolar II Mariah Carey, Bagaimana Gejala Umumnya?

Mengenal Bipolar II Mariah Carey, Bagaimana Gejala Umumnya?

Health | Minggu, 29 November 2020 | 13:48 WIB

Pria di Sergai Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Diduga Depresi

Pria di Sergai Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah, Diduga Depresi

Sumut | Jum'at, 27 November 2020 | 09:30 WIB

Meghan Markle Curhat Perasaannya Pasca Keguguran

Meghan Markle Curhat Perasaannya Pasca Keguguran

Health | Kamis, 26 November 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:31 WIB

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:25 WIB

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Jawa Tengah | Sabtu, 26 September 2026 | 15:22 WIB

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 15:11 WIB

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:10 WIB

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

×