Ahli Spanyol Sebut Hidung Kering Bisa Jadi Gejala Virus Corona

Selasa, 01 Desember 2020 | 12:15 WIB
Ahli Spanyol Sebut Hidung Kering Bisa Jadi Gejala Virus Corona
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Batuk persisten, demam tinggi hingga hilangnya indra penciuman dan perasa merupakan gejala virus corona Covid-19. Tapi, baru-baru ini dokter mengklaim bahwa hidung kering dan berkerak bisa menjadi tanda awal virus corona.

Peneliti dari Spanyol menemukan bahwa 70 persen pasien virus corona Covid-19 mengalami hidung kering sebelum gejala lainnya.

Beberapa orang mengaku hidung kering ini terjadi konstan meski sudah menjalani douche hidung atau iritasi, ketika cairan dimasukkan ke dalam lubang hidung untuk membersihkan lendir. Cara ini biasanya membantu mengurangi pilek.

Para ahli dari Universitas Barcelona mengatakan bahwa kondisi itu bisa terjadi sebelum orang yang terinfeksi virus corona menyadari dirinya telah kehilangan indra penciuman dan perasa.

Dr Jordi Navarra, yang memimpin penelitian mengatakan mereka mungkin telah menemukan tanda peringatan lain dari infeksi virus corona Covid-19 yang terabaikan.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Mereka juga mengatakan gejala virus corona utama, seperti batuk atau sesak napas telah menutupi tanda-tanda awal dan halus virus corona Covid-19.

Adapun kondisi lain yang telah dikaitkan dengan gejala virus corona Covid-19, seperti diare, sakit kepala, dan ruam kulit.

Tapi dilansir dari The Sun, NHS membuat daftar gejala virus corona yang lebih ringkas, yakni batuk persisten, demam dan perubahan rasa dan bau.

Penelitian ini juga meninjau 35 pasien virus corona yang mengatakan ketidaknyamanan di hidungnya telah muncul sebelum dan bersamaan dengan gejala virus corona Covid-19 lainnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Positif Covid-19, Bagaimana Cara Penularannya?

Artinya, ketidaknyamanan di hidung seperti hidung kering mereka sudah muncul sebelum gejala utama virus corona. Para peneliti melakukan studi ini menggunakan survei retrospektif, cross-sectional.

Para peneliti menemukan bahwa lebih dari 68 persen pasien virus corona mengaku setidaknya mengalami satu gejala ketidaknyamanan di hidungnya.

Kelompok orang yang positif virus corona juga mengalami sensasi aneh di hidung, seperti hidung kering lebih sering dibandingkan orang yang tidak terinfeksi virus corona.

Para peneliti juga mencatat gejala hidung kering ini sebagian besar terjadi bersamaan dengan anosmia atau hiposmia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI