Infeksi Covid-19 Berisiko Sebab Penyakit Jantung, Mengapa?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 18:10 WIB
Infeksi Covid-19 Berisiko Sebab Penyakit Jantung, Mengapa?
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Covid-19 yang tidak memiliki komorbid penyakit jantung justru berpotensi sakit jantung usai sembuh dari infeksi. Kondisi itu disebabkan karena pasien mengalami hipoksia juga peradangan paru dan pembekuan darah.

"Covid-19 ada tiga prinsip dasar. Terjadi hipoksia atau kekurangan oksigen, peradangan, dan pembekuan darah. Jadi semua penyakit, termasuk Covid, kalau menyebabkan hal tersebut bisa berdampak pada jantung," kata spesialis jantung dan pembuluh darah Dr. dr. Isman Firdaus Sp. JP., dalam webinar Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (3/12/2020).

Ia menjelaskan bahwa pasien Covid-19 berpotensi alami aritmia atau gangguan pada irama jantung. Penyebabnya bisa karena infeksi virus corona tersebut atau efek samping dari pengobatan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Selain itu juga ada fase karena peradangan atau infeksi paru. Menurut Isman, kondisi itu disebabkan kadar oksigen dalam tubuh berkurang atau hipoksia. 

"Hipoksia bisa berpengaruh banyak. Salah satunya, cedera pada jantung. Saat hipoksia kerja jantung bisa turun," ucapnya. 

Kondisi hipoksia juga menyebabkan pembuluh darah menyusut terutama pada paru. Dampaknya kerja jantung kanan menjari berkurang. Isman juga menyampaikan bahwa kerja jantung akan kian turun seiring kondisi hipoksia berkepanjangan. 

"Apabila berlangsung lama, walaupun belum ada laporan publikasi resmi, namun pada pasien pasca perawatan Covid-19 bisa butuh pemulihan dari otot jantung," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh juga masih bisa mengalami gejala pasca sakit atau disebut dengan isilah long Covid syndrome. 

Menurut Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI RS Persahabatan DR. dr. Agus Dwi Susanto Sp. P(K), gejala itu bisa muncul selama beberapa minggu bahkan berbulan-bulan pasca sembuh. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Harian Covid-19 Tinggi, Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total

Kasus Harian Covid-19 Tinggi, Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total

DPR | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:49 WIB

Vaksin Covid-19 Tak Bisa Sukses Redam Pandemi Tanpa Didukung 3M

Vaksin Covid-19 Tak Bisa Sukses Redam Pandemi Tanpa Didukung 3M

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:42 WIB

Masih Berisiko, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tunda Dulu

Masih Berisiko, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tunda Dulu

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB