Kartika Putri Jalani Diet Defisit Kalori, Turun 5,5 kg Dalam 2 Minggu!

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2020 | 16:03 WIB
Kartika Putri Jalani Diet Defisit Kalori, Turun 5,5 kg Dalam 2 Minggu!
Kartika Putri dan suami, Habib Usman bin Yahya. [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Memiliki tubuh yang ideal dan sehat memang jadi dambaan banyak perempuan. Begitupun dengan aktris cantik Kartika Putri yang ingin tampil lebih percaya diri, serta menyenangkan suami, dengan melakukan diet sehat sesuai saran seorang dokter gizi, yaitu diet defisit kalori

Dalam saluran YouTubenya, perempuan berhijab ini berbagi mengenai jenis diet yang ia jalani, bersama istri pelawak Denny Cagur, Shanty, serta Adelia Pasha, beberapa waktu lalu. Ketiganya mengurangi konsumsi kalori yang masuk ke tubuh atau diet defisit kalori.

Saat melakukan diet tersebut, Kartika harus menghindari gula, minyak, tepung, MSG, terasi, hingga santan. Makanannya juga ditakar oleh dokter gizi yang sesuai dengan berat dan tinggi badannya, serta kebiasaannya sehari-hari.

"Hari pertama, hari kedua yang aku rasain gemeteran. Kaya mau pingsan gitu ya. Nah, memang sih harus yang namanya niat. Dua minggu awal itu, alhamdulillah istiqomah, full turun 5,5 kg," kisah istri dari Habib Usman bin Yahya ini.

Bahkan, saat menjalani dietnya, bintang film My Stupid Boyfriend ini melakukannya dengan lebih ekstrim yang membuat berat badannya lebih cepat turun, di mana dia juga tidak melakukan makan malam.

Sayangnya, lanjut perempuan berusia 29 ini, sekarang ia harus berhenti menjalani diet tersebut, mengingat kewajibannya yang masih harus menyusui putrinya, Khalisa Aghnia Bahira.

"Tapi qadarullah, Khalisa GTM (gerakan tutup mulut), nggak mau makan, terus ASI aku kurang, dia ga mau minum ASI, mungkin ada rasa yang agak hambar, akhirnya ya sudah, Habib bilang, kamu kan punya kewajiban untuk menyusui, jadi duluin kewajiban, baru kamu bisa menjalankan hak kamu," jelasnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Shanty Denny yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 19 kg dalam waktu kurang lebih 3 bulan saja.

"Penurunannya dari pola makan, jadi masuknya ke defisit kalori. Makanan diatur sampe setiap makan digram. Jadi diatur kalorinya yang masuk ke tubuh kita dan juga kalori yang keluar dari tubuh kita," jelas perempuan 36 tahun tersebut.

Selain membatasi pola makan, diet defisit kalori, kata Shanty, juga harus dibantu dengan olahraga, yang hanya dibolehkan berjalan kaki selama 45-60 menit sehari, minum air putih sebanyak minimal 3 liter sehari, dan tidur minimal 8 jam sehari.

Setelah menjalani diet tersebut, ketiganya mengaku jika bukan hanya berhasil menurunkan berat badan, tapi mereka juga merasa lebih sehat, memiliki kulit yang bagus, dan pencernaan yang tentunya lebih baik.

Meski begitu, bagi kamu yang mau menjalani diet ini, Kartika berpesan agar tidak sembarangan dalam melakukannya, karena semua diet yang dijalani harus berdasarkan pengawasan ahli.

"Harus konsultasi dokter gizi dan nggak boleh nyontek menu orang lain. Karena ternyata menunya beda-beda, sesuai selera kita, kebutuhan kita, dan juga apa yang terbaik buat tubuh kita," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein

5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein

Sulsel | Senin, 21 Desember 2020 | 11:38 WIB

Terlalu Sering Makan Ikan, Kadar Merkuri di Darah Victoria Beckham Tinggi!

Terlalu Sering Makan Ikan, Kadar Merkuri di Darah Victoria Beckham Tinggi!

Health | Senin, 21 Desember 2020 | 11:40 WIB

5 Manfaat Sarapan Protein Bagi Pejuang Diet, Benar Bikin Jarang Lapar?

5 Manfaat Sarapan Protein Bagi Pejuang Diet, Benar Bikin Jarang Lapar?

Health | Senin, 21 Desember 2020 | 08:17 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB